Satpol PP Gelar Operasi Yustisi Tindak Pidana Ringan di 3 Kecamatan

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menggelar Operasi Yustisi Tindak Pidana Ringan (TIPIRING) terhadap sejumlah tempat usaha Depot Jamu di tiga kecamatan, yakni Tigaraksa, Jambe, dan Panongan.

Operasi ini dilakukan pada Selasa malam sebagai respons terhadap aduan masyarakat mengenai penjualan minuman beralkohol tanpa izin di tempat-tempat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus Suryana, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, mengungkapkan bahwa penindakan ini berdasarkan Peraturan Daerah yang melarang penjualan minuman beralkohol tanpa izin. “Kami melakukan tindakan ini secara humanis dan persuasif, mengutamakan pendekatan yang tidak konfrontatif,” kata Agus.

Baca Juga:  Penanganganan Sampah di Kabupaten Tangerang akan Gunakan TPS 3R

Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 tempat usaha Depot Jamu menerima surat panggilan untuk menghadiri sidang TIPIRING yang dijadwalkan pada Kamis, 30 Mei 2024 pukul 09.00 WIB di Kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang.

“Kami membagi 2 tim yang beroperasi di tiga kecamatan. Sasaran kami adalah tempat usaha Depot Jamu yang menjual minuman beralkohol golongan B dan C tanpa izin,” tambah Agus.

Tb. Muh. Waisulkurni, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah, menjelaskan bahwa tempat usaha yang melanggar ini telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Tanda Daftar Tempat Usaha Pariwisata (TDUP) dan Perda Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Baca Juga:  Penonaktifan NIK KTP setelah Pemilu Dapat Dukungan

“Dalam operasi ini, kami berhasil mengamankan 102 botol minuman beralkohol dari 10 Depot Jamu. Barang bukti ini akan diproses dalam persidangan oleh pihak Kejaksaan,” ungkap Waisulkurni.

Sebagai informasi tambahan, Satpol PP Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan Peraturan Daerah tidak hanya terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) tetapi juga tempat usaha yang kerap melanggar regulasi.

“Semua tempat usaha yang melanggar Peraturan Daerah akan ditindak sesuai aturan yang berlaku di wilayah Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (dam/ris/TR)

Berita Terkait

PPDB 2024, Dindikbud Banten Pastikan SKTM Tak Berlaku untuk Jalur Afirmasi
16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran
Angkutan Barang dan Penumpang Dirazia
Panitia Pemilihan RW Kelurahan Dadap Gelar Sidang Pleno
Angka Kemiskinan Turun 5,89 Persen di Bawah Rata-Rata Nasional
Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati
Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk
Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah, Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Analisis dan Monitoring
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:01 WIB

PPDB 2024, Dindikbud Banten Pastikan SKTM Tak Berlaku untuk Jalur Afirmasi

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:46 WIB

Panitia Pemilihan RW Kelurahan Dadap Gelar Sidang Pleno

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:43 WIB

Angka Kemiskinan Turun 5,89 Persen di Bawah Rata-Rata Nasional

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:40 WIB

Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:31 WIB

Sekda Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Mauk

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:29 WIB

Optimalisasi Kinerja Perangkat Daerah, Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Analisis dan Monitoring

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:24 WIB

Diduga Gagal Perencanaan, Pekerjaan Irigasi Bojongkakak Disorot

Berita Terbaru

Selebritis

Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:05 WIB

Hukum & Kriminal

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:00 WIB

Daerah

Dua Bocah Tewas Dibekas Galian Puspemkab Tangerang

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:58 WIB