TANGSEL | TR.CO.ID
Kehadiran STASA Gallery sebagai ruang kreatif baru di Kota Tangerang Selatan mendapatkan apresiasi luas, termasuk dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Galeri ini dinilai sebagai contoh konkret sinergi antara seni kontemporer dan pemberdayaan UMKM lokal yang mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah.
Dalam acara Grand Inauguration of STASA Gallery sekaligus penutupan Pameran Tunggal ke-51 Masdibyo yang digelar di Serpong pada Minggu (8/6), SBY mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep yang diusung oleh STASA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Adanya galeri seperti ini adalah contoh nyata sinergi antara kreativitas dan ekonomi. Semoga terus menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar SBY dalam sambutannya.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, juga menyampaikan komitmen pemerintah kota dalam mendukung inisiatif STASA Gallery. Ia menilai kolaborasi antara pelaku seni dan pelaku usaha lokal sangat penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM.
“Kami selaku Pemkot Tangsel pastinya akan mendukung program dari STASA Gallery ini, tentunya untuk memajukan UMKM yang ada,” ujar Pilar.
Mengusung tema “Bongkahan Emas di Stasa”, galeri ini menjadi ruang interaksi antara seniman, pelaku usaha, dan masyarakat. Berdiri megah di atas bangunan baru milik pasangan pengusaha Yudi & Yanti, STASA Gallery tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer seni, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan UMKM yang kini telah mempekerjakan lebih dari 30 warga lokal.
Yanti, pemilik STASA Building, menjelaskan bahwa ide mendirikan galeri ini sudah digagas sejak 2018 bersama pelukis senior Masdibyo, yang juga menjadi kurator utama dalam pameran pembuka galeri ini.
Pameran ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian panjang pameran tunggal ke-51 Masdibyo, seniman asal Jawa Timur yang kini fokus membina komunitas seni dan kreatif di Indonesia.
Dengan kehadiran STASA Gallery, Tangerang Selatan menambah satu lagi ikon penting dalam peta ekonomi kreatif nasional. Kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan pengusaha lokal diyakini akan semakin memperkuat ekosistem UMKM dan industri kreatif di kota ini.(hmi)









