TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) terus berupaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024.
Dalam rangka itu, Pemkot Tangerang menggelar kegiatan Konsolidasi Data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan penyerapan APBD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menjelaskan bahwa salah satu unsur penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) berkaitan dengan pemanfaatan sistem pengadaan, terutama dalam pengisian data pengadaan barang dan jasa melalui SPSE hingga akhir Januari 2024.
Dalam acara yang diikuti oleh perwakilan dari 36 Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Tangerang, Herman menyoroti Perangkat Daerah yang belum menyelesaikan input data SPSE.
“Hari ini, kita fokus menyelesaikan pengisian data SPSE yang masih tertinggal. Masih ada beberapa Perangkat Daerah yang belum menyelesaikan input tersebut, jadi diselesaikan hari ini,” ungkap Herman di ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (25/1).
Herman juga menekankan pentingnya menyelesaikan seluruh proses administrasi, mulai dari surat penunjukkan penyedia barang dan jasa hingga penilaian kinerja penyedia.
Tujuan utama dari konsolidasi data SPSE adalah mencapai tertib administrasi dan meningkatkan keakuratan data sistem informasi pengadaan Pemkot Tangerang.
Dalam instruksinya kepada seluruh Perangkat Daerah, Sekda Herman Suwarman menekankan perlunya percepatan proses pengadaan barang dan jasa.
Hal ini tidak hanya untuk menjaga tertib administrasi, tetapi juga sebagai langkah pencegahan terjadinya penumpukan kegiatan pengadaan di akhir tahun 2024.
“Apalagi target penyerapan anggaran di tahun 2024 sebesar 98%. Jika terjadi keterlambatan, maka akan berpengaruh pada serapan anggaran yang ada. Kita harus Gerak Cepat (Gercep),” pungkas Herman, menandaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam mencapai efisiensi dan kelancaran pelaksanaan program-program pembangunan.
Penulis : ali
Editor : ris









