Tanggul Kali Angke Roboh

Kamis, 28 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok, Bojongsari, Depok, roboh, Rabu (27/3). Akibatnya sejumlah rumah warga kebanjiran.


Peristiwa robohnya tanggul setinggi 20 meter lebar 3 meter tersebut terjadi akibat hujan deras. Hingga kini jalan yang melintasi areal tersebut sementara ditutup. Sementara warga sekitar diminta waspada dan berharap ada perbaikan secepatnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Depok Bahtiar Ardiansyah menjelaskan tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok yang roboh secepatnya dilakukan perbaikan permanen menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Dinas PUPR Kota Depok 2024. Penegasan itu diucapkan Bahtiar di sela tinjauan disertai pengukuran area bangunan tanggul roboh, Rabu (27/3) siang.

Baca Juga:  OSN 2024: Upaya Kemendikbudristek Wujudkan Talenta Emas Indonesia Bidang Sains


“Kami (Dinas PUPR) akan memperbaikinya segera. Namun mengingat pembangunan tanggul harus ada perencanaan teknis master plan dan DED atau Detail Enginering Design, penanganan sementara satuan tugas atau satgas melakukan pemasangan karung tanah guna menahan debit air,” ujar Bahtiar menjelaskan.


Ia menyebutkan, selain tanggul Kali Angke di Perumahan Sawangan Elok, tanggul di lokasi lain, tepatnya Garda Palem Residence Jalan Garuda Raya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, juga roboh. Pihaknya juga menurunkan satu regu Satgas yang terdiri dari 10 personel.

Baca Juga:  Pemuda Pancasila Desak Pemerintah Tindak Tegas Bank keliling


Satgas tersebut diterjunkan untuk melakukan penanganan banjir. “Terdapat tumpukan sampah yang menyangkut di aliran dan pintu air Kali Pesanggrahan. Ini penyebab utama banjir. Banjir juga mencemari lingkungan dan membahayakan ekosistem air,” tegasnya.


Bahtiar berpesan kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi longsor dan banjir, mengingat saat ini curah hujan cukup tinggi. Ia juga meminta warga untuk melakukan kerja bakti lingkungan, agar sampah tidak lagi menjadi penyebab utama banjir. “Tetap waspada, karena banjir dan longsor bisa saja menimpa,” terang Bahtiar. (jr)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB