Tangsel Raih Empat Penghargaan Bergengsi Di Bidang Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) sukses meraih empat penghargaan prestisius dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKP3 Tangerang Selatan, Yepi Suherman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini mencerminkan kerja keras dan komitmen tinggi seluruh jajaran petugas kesehatan hewan serta sektor pertanian di Kota Tangsel.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak, baik dari petugas kesehatan hewan, peternak, maupun masyarakat. Kami berterima kasih kepada semua yang telah berkontribusi untuk mewujudkan Tangsel yang lebih sehat dan berdaya saing,” ujar Yepi dalam keterangannya pada Selasa (11/2/2025).

Baca Juga:  DPKP Uji Sampel Anggur Shine Muscat di Ritel AEON Store Citra Raya

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata atas upaya serius Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas sistem pengelolaan kesehatan hewan, pengendalian penyakit, serta ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan.

Empat Penghargaan yang Diraih Kota Tangsel
Juara 2 Pelaporan Data Penyakit Hewan (ISIKHNAS) Terbaik se-Provinsi Banten
Tangsel berhasil menjadi salah satu kota dengan sistem pelaporan penyakit hewan terbaik melalui Optimalisasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (ISIKHNAS). Pelaporan yang cepat dan akurat memungkinkan respons yang lebih efektif terhadap penyakit hewan.

Juara 3 NKV Teraktif Selama Tahun 2024
Penerapan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang aktif sepanjang tahun 2024 memastikan keamanan pangan asal hewan di Tangsel. NKV berperan penting dalam menjamin produk peternakan yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan berkualitas.

Baca Juga:  Sosialisasi Netralitas ASN Menjelang Pilkada di Halaman Pemkot Tangsel

Penghargaan Keberhasilan Program Vaksinasi PMK
Melalui UPTD Puskeswan Tangsel, program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah berjalan secara optimal, menjaga kesehatan dan produktivitas ternak di wilayah ini.

Penghargaan Penanganan Kasus Rabies
Tangsel dinobatkan sebagai daerah yang bebas rabies selama 14 tahun terakhir. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas upaya pencegahan dan pengendalian rabies dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Yepi berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan ketahanan pangan di masa depan.

“Kami akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan di sektor kesehatan hewan dan pertanian, demi kesejahteraan masyarakat Tangsel,” pungkasnya. (dam/ris)

Berita Terkait

Datang ke Tangerang Raya Berbagi, Kadis Kominfo Banten Sebut Kegiatan Ini Sangat Membantu
Gebyar Zakat Maal Digelar, Sachrudin Harapkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga
Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran
Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran
Dinsos Evaluasi Triwulan I untuk 990 Pekerja Sosial Masyarakat
Pemkot Tangsel Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu
5 Hektare Untuk PSEL 
Pemkot Siapkan Pembangunan SPAM Cikokol untuk Perluas Layanan Air Bersih
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:33 WIB

Datang ke Tangerang Raya Berbagi, Kadis Kominfo Banten Sebut Kegiatan Ini Sangat Membantu

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:50 WIB

Gebyar Zakat Maal Digelar, Sachrudin Harapkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:12 WIB

Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:06 WIB

Dinsos Evaluasi Triwulan I untuk 990 Pekerja Sosial Masyarakat

Berita Terbaru