Tiga Pemeras Modus COD di Cipondoh Diringkus

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Polisi menangkap 3 (tiga) pria berinisial ABD (19), RMD (22) dan GP (22) setelah melakukan tindak pidana pencurian yang disertai dengan pemerasan dan pengancaman modus cash on delivery (COD) di Pasar Royal, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, yang terjadi pada Rabu, (15/5), sekira pukul 23.30 WIB.

Akibat peristiwa itu, Korban mengalami kerugian senilai Rp.20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) dan melapor ke Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil dari keterangan ketiga pelaku ditangkap tersebut diketahui mereka telah beraksi selama 7 kali dengan modus serupa dan di lokasi yang sama.

“Berawal antara korban dan pelaku ini saling mengenal melalui media sosial, janjian untuk bertemu dan bertransaksi jual beli handphone,” terang Kapolsek Cipondoh, Kompol Evarmon Lubis saat di hubungi, Senin, (27/5/24).

Baca Juga:  Geger, Penemuan Mayat Didalam Rumah Kondisi Membusuk

Lanjut Kapolsek, pada saat bertemu pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut langsung merampas Handphone iPhone 13 milik korban bernama Tegar Ramadoan (21) di lokasi yang ditentukan tersebut.

“Pelaku lalu mengancam dan memaksa korban untuk memberikan akses nomer pengaman M-bangking di handphone korban,” katanya.

Setelah mendapatkan akses pengaman M-bangking korban, Pelaku kemudian menguras saldo rekening korban dengan mentransfer ke rekeningnya lalu melakukan penarikan tunai.

“Menindaklanjuti laporan korban, selanjutnya, kami (polisi) melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, dan berhasil mengamankan pelaku ABD yang merupakan pedagang ayam fillet di pasar royal itu. Lalu dua pelaku lainnya RMD dan GP ditangkap setelah diminta untuk datang ke lokasi dagang pelaku ABD,” urai Lubis.

Baca Juga:  Seorang Remaja Ditusuk Gegara Saling Tantang di IG

Sambung Lubis, setelah dilakukan interogasi, para pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian disertai dengan pengancaman dan pemerasan sebanyak 7 kali dengan modus yang serupa dan di lokasi TKP yang sama. Ia pun berpesan bila ada yang mengalami kejadian sama dapat melakukan laporan ke Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota.

“Uang hasil dari pemerasan dan pengancaman selalu dibagi sama. Dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP, ancamannya 9 tahun penjara,” tutup Kapolsek. (fj/dam)

Berita Terkait

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka
Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten
16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran
HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan
Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO
Janji Polri Berantas Judi Online
Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:07 WIB

Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:02 WIB

Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:02 WIB

HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:57 WIB

Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:24 WIB

Janji Polri Berantas Judi Online

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:16 WIB

Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB