TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja di tengah lonjakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang tercatat meningkat hingga 21,4 persen pada periode Januari-Juni 2024, menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang telah menerapkan berbagai kebijakan strategis untuk mengatasi masalah pengangguran. Salah satu inisiatif utama adalah penyelenggaraan Job Fair Virtual, yang telah sukses menyerap tenaga kerja sebanyak 20.258 orang selama pelaksanaannya.
“Kami secara rutin mengadakan Job Fair Virtual dengan ribuan lowongan setiap edisinya. Program ini terbukti efektif dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Tangerang,” katanya, Senin, (5/8/2024).
Selain itu, Pemkot Tangerang juga berfokus pada peningkatan capaian realisasi investasi di berbagai sektor sebagai bagian dari strategi untuk memperluas peluang kerja. Data terbaru menunjukkan bahwa selama awal tahun 2024, Pemkot Tangerang berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 6.090 orang melalui realisasi investasi yang dilakukan.
“Pencapaian ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja secara signifikan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Tangerang,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja.
Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan strategi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. (ris/dam)









