TANGERANG | TR.CO.ID
Sebuah video yang menampilkan kerumunan warga mayoritas ibu-ibu yang diduga sedang mengantri pelayanan di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial.
Video tersebut diunggah akun Instagram @infobalaraja pada Jumat (2/5), dengan keterangan yang menyebutkan, “Warga keluhkan pelayanan di RSUD Tobat Balaraja, mau berobat udah kaya ngantri BLT.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam unggahan tersebut, admin akun juga membagikan keluhan dari warga yang diterima melalui pesan langsung (DM). Keluhan itu mengungkapkan bahwa setiap kali ingin berobat, warga harus datang sejak subuh dan “menitipkan tas” di depan pintu masuk demi mendapat nomor antrean. Namun, setibanya di dalam, mereka harus berebut kursi karena sistem antrean tidak tertib.
“Kita kan setiap mau berobat berangkat subuh, tar naro tas/apa aja d dpn pintu, tar masuk k dalam, d dlm ntar rebutan kursi baru d kasih no antrian nah tiap ngasih no antrian selalu banyak yg nyerobot,” tulis warga dalam keluhan yang diunggah @infobalaraja, dikutip, Minggu (4/5/25).
Lebih lanjut infobalaraja menuliskan permintaan warga tentang perbaikan sistem pelayanan di RSUD Balaraja milik Pemkab Tangerang itu.
“Inti.a biar d perbaiki lagi sistem.a misal d kasih no antrian pas begitu masuk pintu jdi pas kita masuk udh enak tinggal duduk, soal.a pas d dlm banyak yg nyerobot,” tambahnya.
Selain banyak di like oleh ribuan warganet, vidio tersebut juga banyak dikomentari warganet yang diduga pernah mengalami persoalan yang sama.
Salah satu warganet dengan akun @Sardhaajja melempari komentarnya di postingan vidio tersebut “iya betul lamaaaa bgt, udah lama pelayanannya judes2 lagi”.
Akun lainnya @blueprcns juga mengomentari “RS terlama pelayanannya. Lansia yang berobat dipaksa harus finger print dulu, sedangkan banyak yang kesusahan hanya untuk sekedar berdiri atau menggerakan anggota tubuh. Antri finger print 2 jam, antri poli 2 jam, antri obat lagi 3 jam. Belum lagi rebutan kursi roda, kadang ada yang struke sampai harus di tidurin dikursi tunggu. 2 Minggu kebelakangan bener-bener Cahos sii. Mau antrian prioritan mandiri atau jaminan sama aja sistemnya berantakan”.
Ada juga warganet dengan akun @ncang_uquk berkomentar “udh ngga heran sama RSUD Tobat, Keluarga saya udah ngeBOIKOT rumah sakit itu, ngga boleh ada yang berobat kesituh, mending ke swasta bisa pake BPJS jg, pelayanan terbaik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Balaraja belum memberikan tanggapan resmi terkait viralnya video keluhan tersebut. (dam)









