Skema Aglomerasi Batal, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Siapkan Proyek PSEL Mandiri

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti rencana pengembangan proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Aglomerasi Tangerang Raya yang dipastikan batal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menuturkan, Pemkot Tangerang telah menyiapkan skema pengembangan proyek PSEL secara mandiri di lahan seluas 5 hektare yang berlokasi di Jatiuwung, Kota Tangerang, yang sudah ditinjau Kementerian Lingkungan Hidup beberapa hari kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah melakukan kajian secara mendalam sebelum memutuskan secara resmi tidak melanjutkan proyek PSEL Aglomerasi Tangerang Raya di Jatiwaringin digantikan proyek PSEL Kota Tangerang secara mandiri. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor pembiayaan yang cukup besar bila diteruskan dengan skema aglomerasi serta telah mendapatkan dukungan dari Gubernur Banten dan DPRD Kota Tangerang langsung,” ujar Wawan, Selasa (26/5/26).

Baca Juga:  Anggota DPRD DKI dapat THR Rp 5,8 Juta

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang menargetkan persiapan lahan yang dipilih menjadi lokasi pengembangan proyek PSEL Kota Tangerang dapat dibebaskan dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk mendorong kerja sama pengembangan PSEL Kota Tangerang bersama pihak perusahaan dapat diteken pada akhir 2026.

”Kami langsung mengaktivasi skema pengembangan proyek PSEL secara mandiri yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Setelah diajukan, lahan yang disiapkan sudah ditinjau untuk dilakukan studi kelayakan, dilanjutkan pelelangan kalau semuanya sudah siap. Semoga semuanya bisa direalisasikan pada tahun ini,” tambahnya.

Baca Juga:  Personil Polda Banten Lakukan Tes Urin

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pengembangan PSEL Kota Tangerang secara mandiri tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan darurat sampah di Kota Tangerang.

”Kami berharap rencana pengembangan proyek PSEL Kota Tangerang secara mandiri bisa berjalan lancar. Apalagi, PSEL Kota Tangerang diperkirakan dapat berkontribusi mengelola sekitar 1.000 dari 1.600 ton sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya,” pungkasnya. (mas/wil)

Berita Terkait

Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
WTP ke-19 Beruntun, Sachrudin: Pelayanan Publik Harus Semakin Berkualitas
Sambut Idul Adha, IKPP Tangerang Distribusikan 7 Sapi dan 18 Kambing ke Lingkungan Sekitar
Hidangan Ikonik dan Minuman Segar Hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro
Maryono Tekankan Pentingnya Karakter dan Etika dalam Komunikasi ASN
Pemkot Tangerang Permudah Pembayaran PBB Secara Digital
CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras
Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan, Lima Unit Usaha APP Group Raih TOP CSR Awards 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:14 WIB

Skema Aglomerasi Batal, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Siapkan Proyek PSEL Mandiri

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:11 WIB

Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:08 WIB

WTP ke-19 Beruntun, Sachrudin: Pelayanan Publik Harus Semakin Berkualitas

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:05 WIB

Sambut Idul Adha, IKPP Tangerang Distribusikan 7 Sapi dan 18 Kambing ke Lingkungan Sekitar

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:33 WIB

Hidangan Ikonik dan Minuman Segar Hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro

Berita Terbaru