TANGERANG | TR.CO.ID
Genap 100 hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dan Maryono Hasan, menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan pelayanan publik yang lebih baik. Melalui program unggulan bertajuk Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako (3G), duet pemimpin ini menuai respons positif dari masyarakat maupun pengamat.
Komitmen terhadap kesejahteraan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga lingkungan dan infrastruktur menjadi prioritas utama sejak awal masa jabatan. Program 3G yang digagas bukan sekadar slogan, melainkan telah diimplementasikan dengan sejumlah capaian nyata yang langsung dirasakan masyarakat Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanggapan Positif dari Akademisi
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang, Memed Chumaedy, menilai 100 hari awal kepemimpinan Sachrudin-Maryono sebagai langkah yang terukur dan terarah.
“Tidak hanya perencanaan, tapi sudah sampai tahap pelaksanaan di lapangan. Dari penataan birokrasi, peningkatan layanan publik, hingga penguatan sektor UMKM, semua berjalan simultan,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Memed menambahkan, pendekatan program 3G adalah terobosan strategis yang perlu terus dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada subsidi.
“Mereka berdua bukan dari elite politik, tapi figur yang tumbuh dari masyarakat, sehingga lebih memahami kondisi di lapangan. Ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menyelesaikan persoalan kota,” tambahnya.
Gampang Sekolah: Sekolah Gratis dan Transportasi Aman
Program Gampang Sekolah mencakup bantuan sekolah gratis di sekolah swasta serta penyediaan angkutan sekolah gratis yang mendapat sambutan hangat.
Mumun, warga Kecamatan Cipondoh, mengungkapkan rasa syukurnya. “Anak saya bisa sekolah di SD swasta tanpa bayar, karena tidak dapat kuota di sekolah negeri. Ini sangat membantu kami sebagai orang tua,” tuturnya.
Hal serupa dirasakan Zahira, siswi SMPN 4 Kota Tangerang. “Sekarang bisa naik Bus Tayo ke sekolah. Hemat ongkos dan lebih aman,” ujarnya.
Gampang Kerja: Job Fair dan Pelatihan BLK
Program Gampang Kerja pun menunjukkan hasil dengan penyelenggaraan Job Fair dan pelatihan kerja berbasis kompetensi oleh Balai Latihan Kerja (BLK).
Raditya, pencari kerja asal Karawaci, mengaku sangat terbantu. “Job fair ini kesempatan emas. Saya langsung wawancara dan bahkan dipanggil tes kerja di tempat,” ujarnya.
Sementara itu, Novelia Arzana Levia, peserta pelatihan tata boga BLK, menilai pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat. “Selain materi, saya juga dapat sertifikasi, uang transport, dan pendampingan kerja. Ini pengalaman berharga,” katanya.
Gampang Sembako: Sembako Murah di 13 Kecamatan
Program Gampang Sembako diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kecamatan. Nisa, warga Babakan, menyatakan kegembiraannya.
“Harganya lebih murah dari pasar biasa. Sangat membantu kami masyarakat kecil,” ujarnya.
Rusmini dari Larangan Selatan menambahkan, “Saya bisa beli cabai, ayam, minyak dengan harga terjangkau. Semoga sering-sering diadakan.”
Komitmen Lanjutkan Program Jangka Panjang
Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa pelayanan publik bukan hanya soal program 100 hari kerja, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
“Sejak awal kami sudah tancap gas. Bahkan sebelum 100 hari, program sudah menyentuh masyarakat langsung. Komitmen kami adalah memastikan program ini berkelanjutan,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Maryono menambahkan, sinergi berbagai pihak menjadi kunci agar program 3G dan layanan dasar lainnya seperti kesehatan dan infrastruktur dapat terus berjalan optimal.
“Ke depan, kami akan terus mendorong penguatan kesejahteraan dan pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan,” ungkap Maryono.
Dengan pencapaian 100 hari kerja yang positif, kini masyarakat menanti kelanjutan langkah-langkah konkret Sachrudin-Maryono dalam mewujudkan Kota Tangerang yang maju, sejahtera, dan berakhlakul karimah. (hmi)









