100 Hari Kerja Nyata Sachrudin-Maryono: Program 3G Terasa Dampaknya

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Genap 100 hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dan Maryono Hasan, menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan pelayanan publik yang lebih baik. Melalui program unggulan bertajuk Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako (3G), duet pemimpin ini menuai respons positif dari masyarakat maupun pengamat.

Komitmen terhadap kesejahteraan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga lingkungan dan infrastruktur menjadi prioritas utama sejak awal masa jabatan. Program 3G yang digagas bukan sekadar slogan, melainkan telah diimplementasikan dengan sejumlah capaian nyata yang langsung dirasakan masyarakat Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggapan Positif dari Akademisi

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Tangerang, Memed Chumaedy, menilai 100 hari awal kepemimpinan Sachrudin-Maryono sebagai langkah yang terukur dan terarah.

“Tidak hanya perencanaan, tapi sudah sampai tahap pelaksanaan di lapangan. Dari penataan birokrasi, peningkatan layanan publik, hingga penguatan sektor UMKM, semua berjalan simultan,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).

Memed menambahkan, pendekatan program 3G adalah terobosan strategis yang perlu terus dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada subsidi.

“Mereka berdua bukan dari elite politik, tapi figur yang tumbuh dari masyarakat, sehingga lebih memahami kondisi di lapangan. Ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menyelesaikan persoalan kota,” tambahnya.

Baca Juga:  Kecamatan Neglasari Bina Pelaku UMKM Lokal

Gampang Sekolah: Sekolah Gratis dan Transportasi Aman

Program Gampang Sekolah mencakup bantuan sekolah gratis di sekolah swasta serta penyediaan angkutan sekolah gratis yang mendapat sambutan hangat.

Mumun, warga Kecamatan Cipondoh, mengungkapkan rasa syukurnya. “Anak saya bisa sekolah di SD swasta tanpa bayar, karena tidak dapat kuota di sekolah negeri. Ini sangat membantu kami sebagai orang tua,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Zahira, siswi SMPN 4 Kota Tangerang. “Sekarang bisa naik Bus Tayo ke sekolah. Hemat ongkos dan lebih aman,” ujarnya.

Gampang Kerja: Job Fair dan Pelatihan BLK

Program Gampang Kerja pun menunjukkan hasil dengan penyelenggaraan Job Fair dan pelatihan kerja berbasis kompetensi oleh Balai Latihan Kerja (BLK).

Raditya, pencari kerja asal Karawaci, mengaku sangat terbantu. “Job fair ini kesempatan emas. Saya langsung wawancara dan bahkan dipanggil tes kerja di tempat,” ujarnya.

Sementara itu, Novelia Arzana Levia, peserta pelatihan tata boga BLK, menilai pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat. “Selain materi, saya juga dapat sertifikasi, uang transport, dan pendampingan kerja. Ini pengalaman berharga,” katanya.

Baca Juga:  Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan Peredaran Alkohol dan Prostitusi di Tanah Tinggi

Gampang Sembako: Sembako Murah di 13 Kecamatan

Program Gampang Sembako diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kecamatan. Nisa, warga Babakan, menyatakan kegembiraannya.

“Harganya lebih murah dari pasar biasa. Sangat membantu kami masyarakat kecil,” ujarnya.

Rusmini dari Larangan Selatan menambahkan, “Saya bisa beli cabai, ayam, minyak dengan harga terjangkau. Semoga sering-sering diadakan.”

Komitmen Lanjutkan Program Jangka Panjang

Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa pelayanan publik bukan hanya soal program 100 hari kerja, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“Sejak awal kami sudah tancap gas. Bahkan sebelum 100 hari, program sudah menyentuh masyarakat langsung. Komitmen kami adalah memastikan program ini berkelanjutan,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Maryono menambahkan, sinergi berbagai pihak menjadi kunci agar program 3G dan layanan dasar lainnya seperti kesehatan dan infrastruktur dapat terus berjalan optimal.

“Ke depan, kami akan terus mendorong penguatan kesejahteraan dan pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan,” ungkap Maryono.

Dengan pencapaian 100 hari kerja yang positif, kini masyarakat menanti kelanjutan langkah-langkah konkret Sachrudin-Maryono dalam mewujudkan Kota Tangerang yang maju, sejahtera, dan berakhlakul karimah. (hmi)

Berita Terkait

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas
Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas
Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan
Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Kasus PT ABM Jadi Sorotan, Mahasiswa Angkat Suara
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 12:56 WIB

Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung

Kamis, 23 April 2026 - 12:54 WIB

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 April 2026 - 12:53 WIB

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Berita Terbaru

Daerah

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:54 WIB

Daerah

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:53 WIB

BUDAYA

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:50 WIB