SURABAYA | TR.CO.ID
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengakhiri masa jabatannya dalam periode pertama dengan sebuah pamitan yang penuh haru di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Meskipun meninggalkan jabatan, Khofifah tidak mengakhiri peran politiknya, karena dia dipastikan akan kembali berkompetisi di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan ini semakin terlihat kuat dengan diperolehnya rekomendasi dari empat partai besar, yaitu PAN, Gerindra, Demokrat, dan Golkar. Pertanyaan apakah Khofifah akan kembali berpasangan dengan Emil Dardak, wakil gubernur saat ini, mendapat jawaban positif. Dalam pernyataannya, Khofifah memberi isyarat bahwa keduanya akan kembali bermitra.
“Insya Allah begitu (kembali berpasangan dengan Emil Dardak),” ujar Khofifah seusai memimpin apel bersama ASN di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Senin (12/2/2024).
Khofifah memohon dukungan dan doa dari masyarakat dalam Pilgub Jatim 2024, dengan harapan dapat memimpin provinsi tersebut pada periode kedua. “Mohon doa dan dukungannya ya,” ungkapnya.
Dalam momen pamitan ini, Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah mendukungnya selama masa jabatannya. Ia menekankan pentingnya menjaga kinerja terbaik untuk mempertahankan prestasi dan capaian yang telah diraih.
“Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, kepada para pendamping dan penyuluh pertanian yang memberikan dedikasi luar biasa untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jawa Timur dan juga sektor-sektor lain,” tambahnya.
Dengan dukungan dan pengalaman yang telah dimiliki, Khofifah Indar Parawansa menjanjikan kelangsungan kepemimpinannya yang berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur di masa mendatang.
Penulis : net
Editor : ris









