SERANG | TR.CO.ID
Seorang guru honorer di salah satu satuan pendidikan dasar di kecamatan Bandung Kabupaten Serang, bernama Herman terpaksa harus kerja serabutan menjadi kuli bongkar bata hebel untuk menambah penghasilannya setiap hari.
Kuli serabutan itu ia lakukan lantaran penghasilannya sebagai guru honor tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari – harinya, di tambah lagi harus menghidupi anak dn istrinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar pak. Karena gaji guru honorer di SD kecil, maka terpaksa saya cari penghasilan serabutan menjadi kuli bongkar, jika ada yang ngajak,” katanya, kepada Harian Tangerang Raya, Senin (18/12/23).
Herman mengaku profesi sebagai kuli serabutan dijalaninya setelah selesai melaksanakan tugas mengajar di sekolah dasar.
“Profesi ini saya digelutinya dengan ikhlas karena sangat dibutuhkan sekali bagi saya dan keluarga,” imbuhnya.
“Saya hanya berdo’a setiap hari ada order nurunin bata Hebel. Meski tidak besar hasilnya lumayan untuk beli beras dan jajan anak,” beber Herman.
Sementara itu, salah satu pengusaha muda di bidang marketing bata hebel, Diki membenarkan dirinya kerap mengajak Herman dan temannya untuk membantu menurunkan bata hebel dari truk di lokasi yang dituju.
“Ia benar kami kerap mengajaknya, meskipun bayarannya tidak besar namun bisa bermanfaat bagi pak Herman sekeluarga untuk menambah penghasilan di rumah,” tuturnya.
Penulis : mur
Editor : dam









