Jangan Konsumsi 5 Ikan Ini Jika Penderita Darah Tinggi

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | TR.CO.ID

Penderita darah tinggi atau hipertensi perlu memperhatikan asupan makanan sehari-hari, termasuk jenis ikan yang mereka konsumsi. Meskipun ikan umumnya merupakan sumber protein yang baik, beberapa jenis ikan sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi. Berikut adalah beberapa jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita darah tinggi:

  1. Tuna Sirip Biru:
    Tuna sirip biru terancam punah menurut World Wildlife Fund, dan Seafood Watch memperingatkan adanya penurunan populasi karena perburuan berlebihan. Selain itu, tuna sirip biru mengandung kadar merkuri tinggi, yang dapat berhubungan dengan peningkatan tekanan darah.
  2. Orange Roughly:
    Ikan orange roughly, atau yang juga dikenal sebagai red roughly, tidak disarankan untuk penderita darah tinggi. Ikan ini memiliki umur panjang, sehingga dapat mengakumulasi banyak kontaminan, termasuk tingkat merkuri yang tinggi.
  3. Salmon Hasil Ternak:
    Meskipun tidak sepenuhnya dihindari, penderita darah tinggi sebaiknya membatasi konsumsi salmon hasil ternakan. Salmon ini sering dibudidayakan dalam kandang padat, yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Pemberian antibiotik dan kondisi budidaya juga dapat memengaruhi kualitas nutrisi ikan.
  4. Ikan Sebelah (Sole):
    Ikan sebelah, yang memiliki bagian tubuh datar dan tinggi natrium, sebaiknya dihindari oleh penderita darah tinggi. Risiko kontaminan tinggi dan rendahnya nutrisi seperti omega 3, potassium, dan magnesium membuatnya kurang cocok untuk konsumsi pada kondisi ini.
  5. Hiu:
    Hiu memiliki tingkat merkuri yang sangat tinggi, yang dapat menjadi racun saraf. Selain itu, konsumsi hiu juga dapat memberikan dampak negatif terhadap populasi hiu yang menurun. Oleh karena itu, hiu sebaiknya dihindari oleh penderita darah tinggi, terutama wanita hamil dan anak-anak.
Baca Juga:  Dukung Kesehatan Global, Indonesia Perluas Distribusi Vaksin ke Timur Tengah

Mengingat pentingnya menjaga kesehatan jantung, penderita darah tinggi sebaiknya konsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi untuk mendapatkan saran lebih lanjut tentang pola makan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.(il/BDR)

Berita Terkait

Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang
Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa
Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai
Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI
Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!
Dinsos Lakukan Pengukuran 16 Penerima Kaki Palsu
Sukseskan Program Prioritas Nasional, Pemkot Tangerang Targetkan CKG Seluruh Pegawai
Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:18 WIB

Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang

Jumat, 17 April 2026 - 15:03 WIB

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa

Jumat, 17 April 2026 - 13:34 WIB

Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai

Kamis, 16 April 2026 - 18:06 WIB

Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Berita Terbaru