AFMP Gelar Aksi Unjuk Rasa, Di Kantor BPR Lambang Ganda

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Aliansi Forum Masyarakat Pandeglang (AFMP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT. BPR Lambang Ganda Cabang Labuan, Jalan Jend Ahmad Yani, Kampung Masjid, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (31/1/2024).

Aksi yang diikuti puluhan orang ini dipicu oleh dugaan intimidasi terhadap nasabah dan keberadaan rentenir berkedok syariah yang terkait dengan BPR tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Denis Rismanto, Ketua Umum AFMP, dalam pernyataannya mengungkapkan kekecewaan terhadap pengelola BPR Lambang Ganda.

Menurutnya, terdapat indikasi intimidasi terhadap nasabah dan dugaan praktik rentenir berkedok syariah yang mencemarkan nama baik debitur.

Baca Juga:  Jokowi Bagai Malin Kundang Politik Bagi PDIP

“Pandeglang merupakan Kota seribu ulama sejuta santri, kini diduga telah dikotori oleh pengusaha rentenir berkedok syariah yang berdalih kredit,” kata Rismanto.

Aksi ini diinisiasi sebagai bentuk protes terhadap perilaku intimidatif petugas penagih BPR Lambang Ganda yang sering melakukan ancaman kepada debitur. Meskipun telah diajukan permohonan keringanan, BPR Lambang Ganda tetap menunjukkan ketidakpedulian.

AFMP juga menyoroti kurang lengkapnya Sertifikat Pengetahuan Profesi Industri (SPPI) yang dimiliki oleh para petugas penagih. Hal ini dianggap sebagai faktor utama terjadinya intimidasi dan ketidakpahaman terhadap tata cara penagihan.

“Tidak lengkapnya SPPI kepada collection membuat para collection tidak tahu job desk atau tata cara penagihan,” tambah Rismanto.

Baca Juga:  KPK Apresiasi Pemkot Tangerang, Terbaik dalam Pencegahan Korupsi

AFMP menuntut penutupan Bank BPR Lambang Ganda dan evaluasi serta pemecatan pimpinan yang dianggap terlalu angkuh terhadap debitur dan masyarakat. Selain itu, mereka menuntut proses hukum terhadap pimpinan dan staf collection yang melanggar aturan penagihan tanpa dilengkapi SPPI.

Jika tuntutan ini diabaikan, AFMP mengancam akan melanjutkan aksi protes dengan jumlah massa yang lebih besar. Mereka menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk menjaga nama baik debitur di mata masyarakat dan menuntut keadilan terhadap praktik perbankan yang dianggap merugikan.

Penulis : ian

Editor : ris

Berita Terkait

HNSI Pandeglang Minta DKP Banten Tindak Tegas
Dua Pelaku Jambret Diringkus Polsek Cadasari
Kegiatan Event di Alun-alun Harus Kantongi Izin
Anggota Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tegas
Mr.Dim Pastikan Kuliah Gratis
FKPS Dukung Airin di Pilgub dan Fitron Pilbup Pandeglang
Kinerja Konsultan Pengawas Dipertanyakan
Presidium FAM Angkat Bicara, Pembangunan Irigasi Bojongkakak Diduga Bermasalah
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 12:05 WIB

HNSI Pandeglang Minta DKP Banten Tindak Tegas

Selasa, 2 Juli 2024 - 11:24 WIB

Dua Pelaku Jambret Diringkus Polsek Cadasari

Senin, 1 Juli 2024 - 13:14 WIB

Kegiatan Event di Alun-alun Harus Kantongi Izin

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:14 WIB

Anggota Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tegas

Kamis, 27 Juni 2024 - 09:45 WIB

Mr.Dim Pastikan Kuliah Gratis

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB