TANGSEL | TR.CO.ID

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan dapat menjadi penghubung aktif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lintas sektor.
Hal itu disampaikan Benyamin saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Kadin Kota Tangerang Selatan Masa Bakti 2025–2030 di wilayah Serpong Utara, Senin (18/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Benyamin, investasi sektor swasta saat ini mendominasi lebih dari 80 persen pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang Selatan, baik dalam skala besar maupun kecil.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi alasan pentingnya peran Kadin untuk lebih aktif menjangkau sektor-sektor usaha swasta.
“Melihat laju ekonomi Kota Tangsel yang didominasi oleh investasi sektor swasta, maka KADIN harus banyak merambah kegiatan-kegiatan swasta,” ujarnya.

Benyamin juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kota Tangerang Selatan, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang disebut tertinggi di Provinsi Banten, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang relatif rendah, serta produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita yang terus meningkat.
Meski demikian, ia mengakui laju pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang Selatan dalam setahun terakhir mengalami perlambatan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu direspons melalui penguatan sektor-sektor ekonomi baru yang dinilai potensial, seperti ekonomi kreatif, wisata belanja, kuliner, dan hortikultura.
Menghadapi tantangan ekonomi tersebut, Benyamin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan media.
Ia berharap Kadin tidak hanya menjadi wadah organisasi pelaku usaha, tetapi juga mampu mendorong legalisasi dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menciptakan lapangan kerja formal.
“Mudah-mudahan bisa dilakukan pembinaan secara maksimal, sehingga bisa menjadi UMKM yang naik kelas, beromset miliaran, dan mandiri,” katanya. (det/dam/hmi)









