Biaya Sekolah di SMAN Kabupaten Tangerang “Lebih Mahal” Kok bisa?

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri adalah sekolah yang di sediakan pemerintah, untuk menjangkau masyarakat kelas menengah dan bawah yang kurang secara ekonomi agar tetap bersekolah, sekaligus memenuhi program wajib belajar 12 tahun.

Tidak tanggung-tanggung pemerintah pusat dan provinsi, menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk memenuhi segala kebutuhan SMA Negeri agar tetap menerima siswa yang kekurangan secara ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, tidak disambut baik oleh beberapa kepala sekolah SMA Negeri di kabupaten tangerang, pasal nya masih banyak ditemukan pungutan-pungutan yang mengatasnamakan komite, koperasi bahkan paguyuban orang tua siswa.

GNP Tipikor Kabupaten Tangerang, menemukan bahwa ada upaya-upaya perbuatan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh beberapa oknum kepala sekolah SMA Negeri di wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga:  Tangsel Pasang CCTV di Seluruh Ruang Kelas, Cegah Kekerasan di SDN, SMPN dan SMAN

“Kita sudah coba bersurat kepada ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Tangerang terkait beberapa temuan dilapangan,”ucap walid ketua GNP Tipikor Kabupaten Tangerang, Selasa (07/11).

Walid menambahkan, seharusnya pihak sekolah dapat menjalankan kewajiban yang diberikan pemerintah, agar membantu dan mensukseskan wajib belajar 12 tahun agar bangsa Indonesia kedepan tidak ada yang putus sekolah kembali.

“Terimakasih sudah menyampaikan informasi untuk SMAN se- Kabupaten Tangerang,”ucap Krisma Dermaki ketua MKKS SMA Kabupaten Tangerang, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WA, Senin (06/11).

Persoalan ini terkesan ada pembiaran oleh dinas terkait, pasalnya ini jadi momok setiap tahun yang menghantui para orang tua siswa.

Baca Juga:  LASQI Diminta Kembangkan Seni Qasidah di Kota Tangerang

“Sekolah negeri selalu ada saja alasan untuk setiap kegiatan, bahkan lebih mahal dari swasta,”ucap salah satu orang tua siswa yang tidak ingin disebut namanya.

Beliau menambahkan, belum lagi nanti acara study tour ke luar kota, saya harus merogoh kocek yang tidak sedikit, kalau tidak ikut kasian juga lihat anaknya.

Saat dihubungi melalui pesan singkat WA, Bayuni Kabid SMA Dindik Provinsi Banten tidak merespon dan tidak tanggapan, terkesan alergi saat awak media menghubunginya.

Ini seharusnya menjadi perhatian dindik provinsi Banten, karena permasalahan yang ada setiap tahunnya sampai saat ini belum ada solusinya.

Berita Terkait

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi

Berita Terbaru