Dinkes Bagikan Makanan Pendamping ASI kepada Balita, Hari Gizi Nasional

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang turut serta aktif dengan menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Wortel Puri Permai, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinkes untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian protein hewani sebagai bagian dari Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) guna menekan angka stunting pada balita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinkes, dr. Achmad Muchlis, MARS, menjelaskan bahwa kampanye ini tidak hanya menekankan pada pemberian nasi atau bubur, tetapi juga mengedepankan unsur protein dalam makanan.

Baca Juga:  Pemprov DKI Sediakan Layanan Faskes Kejiwaan bagi Caleg Gagal

“Kami ingin mengampanyekan pemberian Makanan Pendamping ASI yang memang benar-benar bermutu bagi anak-anak, khususnya makanan protein hewani. Jadi, bukan hanya sekedar pemberian nasi atau bubur, tetapi harus ada unsur proteinnya,” katanya, Kamis (25/1/2024).

Lebih lanjut dirinya menekankan bahwa pemberian protein hewani menjadi fokus setelah periode pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan pertumbuhan anak-anak, mencegah stunting, dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang.

Baca Juga:  Dinkes Tangerang Evaluasi Kinerja Puskemas

Dalam kegiatan tersebut, selain pemberian PMT, para balita juga melibatkan diri dalam pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan. Langkah ini dianggap sebagai intervensi penting dalam upaya menekan angka stunting.

Dinkes Kabupaten Tangerang berharap bahwa melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu yang memiliki balita, dapat meningkat. Dengan pemberian protein hewani yang cukup kepada balita, diharapkan angka stunting di Kabupaten Tangerang dapat terus mengalami penurunan yang signifikan.

Penulis : dam

Editor : ris

Berita Terkait

Pengobatan TBC Membutuhkan Waktu dan Kesabaran
Stok Darah A dan AB Menipis, PMI Kota Tangerang Ajak Warga Berdonor Darah
Pemprov Banten Capai Prestasi Membanggakan Penanganan Kasus TBC
Tri Tito Karnavian Dorong Pemda Tekan Stunting dengan Kebiasaan Makan Bergizi
Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis
Warga Diminta Waspadai Penyakit Tidak Menular
Kejari dan RSUD Pakuhaji Gelar Operasi Mata Katarak Gratis
Poli Jiwa RSUD Tangani Pasien Depresi, Akibat Judi Online Hingga Pinjol
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:49 WIB

Pengobatan TBC Membutuhkan Waktu dan Kesabaran

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:43 WIB

Stok Darah A dan AB Menipis, PMI Kota Tangerang Ajak Warga Berdonor Darah

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:53 WIB

Pemprov Banten Capai Prestasi Membanggakan Penanganan Kasus TBC

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:23 WIB

Tri Tito Karnavian Dorong Pemda Tekan Stunting dengan Kebiasaan Makan Bergizi

Senin, 15 Juli 2024 - 12:23 WIB

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Berita Terbaru

Selebritis

Amel Carla Belum Berencana Menikah

Kamis, 18 Jul 2024 - 14:07 WIB

Daerah

Satu Keluarga Didalam Mobil Tergelincir Keparit

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:32 WIB

Daerah

Polsek Teluknaga Amankan Penjual Obat Tramadol

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:30 WIB

Daerah

Sosialisasi Pilkada Lebak Akan Dilakukan Secara Masif

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:23 WIB