Dinkes Kota Tangerang Intensifkan Antisipasi Mpox Meski Belum Ditemukan Kasus

Jumat, 20 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Meski belum ditemukan kasus Mpox di Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tetap gencar melakukan antisipasi dan penanggulangan penyakit tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap perkembangan kasus Mpox di sejumlah daerah di Indonesia.

Sekretaris Dinkes Kota Tangerang, dr. Darto, menjelaskan bahwa meskipun pasien Mpox di Indonesia yang terkonfirmasi telah dinyatakan sembuh, upaya pencegahan melalui edukasi tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sosialisasi mengenai ciri-ciri penyakit Mpox hingga cara pencegahannya terus dilakukan secara maksimal. Kami melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 104 kelurahan, 13 kecamatan, 39 puskesmas, 1.097 posyandu, rumah sakit, dan seluruh fasilitas kesehatan lainnya,” katanya, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga:  Debat Pilgub, Siapa Unggul?

Dinkes Kota Tangerang secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat melalui posyandu dan puskesmas. Edukasi diberikan kepada warga yang sedang menunggu antrean pelayanan kesehatan, dilengkapi dengan penyebaran flyer dan pemasangan informasi di tempat-tempat strategis.

“Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peka terhadap gejala dan pencegahan Mpox,” ujarnya.

Melalui sosialisasi yang berulang, kami berharap masyarakat lebih teredukasi dan peka, sehingga mereka dapat menjaga kesehatan diri dan keluarganya dengan lebih baik, tambah dr. Darto.

Selain sosialisasi, Dinkes Kota Tangerang juga memperkuat tim survei dan Pencegahan Penyakit Menular. Tim ini bekerja sama dengan program Cageur Jasa, yang secara aktif turun ke masyarakat untuk mendeteksi indikasi kasus Mpox lebih awal. Dengan sistem proaktif ini, Dinkes berharap dapat mencegah penyebaran Mpox sebelum kasus ditemukan.

Baca Juga:  Sahur On The Road hingga Petasan Dilarang di Kota Tangerang

“Kami berupaya mencari kasus secara langsung, bukan menunggu laporan. Dengan pendekatan ini, pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait penyebaran Mpox. “Mereka yang terkonfirmasi penyakit ini dapat ditangani dengan cepat dan memiliki peluang sembuh yang besar,” tutupnya. (ris/dam)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB