Kota Tangerang | TR.CO.ID
Wajah Kota Tangerang yang selama ini dikenal dengan slogan “Kota Seribu Industri, Sejuta Jasa” kini tercoreng akibat semrawutnya kabel internet yang menjuntai di berbagai sudut jalan.
Pemandangan kabel yang bergelantungan sembarangan bukan hanya merusak estetika, tetapi juga membahayakan warga dan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari pusat kota hingga kawasan permukiman, kabel optik milik berbagai provider tampak tak beraturan.
Di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan TMP Taruna, hingga kawasan Modernland dan Cikokol, kabel-kabel yang melintang di tiang-tiang listrik seakan dibiarkan tanpa pengawasan.
“Sudah seperti jaring laba-laba. Kota ini jadi terlihat semrawut, padahal dulu rapi dan nyaman dilihat,” ujar Dede, warga Sukasari.
Ronald, salah seorang warga Tanah Tinggi, menyebut kekacauan kabel ini sudah lama jadi masalah, tapi seperti sengaja dibiarkan.
Ia mengingat bahwa salah satu pejabat Pemkot Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, sempat membentuk satgas penertiban kabel, namun hingga kini tak ada dampak berarti.
“Waktu itu sempat ramai dibentuk satgas. Tapi ya cuma di awal. Nggak ada aksi nyata sampai sekarang. Kabel makin banyak, makin ngawur,” ujar Ronald.
Ia juga menyinggung aksi sindiran dari calon Wali Kota Tangerang, Faldo Maldini, yang pernah viral karena bermain lompat tali di bawah tumpukan kabel menjuntai rendah. Aksi itu dinilainya mewakili keresahan warga.
“Faldo aja sampai sindir lewat aksi lompat tali. Tapi tetap saja nggak ada perubahan,” tegas Ronald.
Kondisi ini, Kata Ronald kontras dengan wajah Kota Tangerang yang tengah didorong menjadi kawasan smart city. Alih-alih memberi kesan modern dan tertib, kabel yang bergelantungan justru membuat kota terlihat kumuh dan jauh dari standar kota layak huni.
Hingga kini, belum ada langkah tegas atau komitmen terbuka dari pemerintah kota dalam menyelesaikan persoalan ini secara tuntas.(cenks)









