Galang Gerak Budaya Tapal Kuda, Ekspresi Keragaman Seni Budaya

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Semarak pertunjukkan Galang Gerak Budaya Tapal Kuda (GGBTK) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek berhasil memikat antusias penonton, khususnya warga Kabupaten Jember sebagai tuan rumah. Acara yang dilaksanakan pada Minggu (19/11) malam berlangsung di alun-alun Jember dengan menampilkan sederet ragam seni dan budaya dari wilayah Tapal Kuda.

Wilayah Tapal Kuda merupakan kawasan di bagian timur Provinsi Jawa Timur yang mencakupi tujuh kabupaten, di antaranya Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Keunikan dari wilayah ini adalah titik lokasinya yang apabila ditarik garis imajiner akan berbentuk lingkar melonjong menyerupai tapal kuda. Selain memiliki bentang alam yang luas, wilayah Tapal Kuda juga diwarnai dengan ragam seni dan budaya yang patut dilestarikan. Keragaman budaya masyarakat Tapal Kuda merupakan potensi dan kekuatan yang dapat menggerakkan sektor ekonomi kreatif di kawasan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian GGBTK 2023 telah berlangsung di tujuh kabupaten/kota di wilayah Tapal Kuda. Malam puncaknya dimeriahkan dengan pertunjukkan tari tradisional dari masing-masing daerah di kawasan Tapal Kuda, di antaranya (1) Pertunjukkan Ohjung (Kabupaten Situbondo); (2) Tari Jaripah (Kabupaten Banyuwangi); (3) Seni Jaran Bodhag (Kota Probolinggo); (4) Tari Sewarna Lumajang (Kabupaten Lumajang); (5) Tari Terbang Rudat (Kabupaten Pasuruan); (6) Singo Olong, Topeng Kona, Tari Molong Kopi (Kabupaten Bondowoso); (7) Bedoyo “Bumi Aji” (Kabupaten Jember).

Baca Juga:  Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner

Acara GGBTK diselenggarakan dalam rangka memperkaya keragaman dan kreativitas seni budaya di wilayah Tapal Kuda. Acara ini menghadirkan beragam aktivitas yang melibatkan kaum muda untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan memanfaatkan aset budaya masa lampau untuk pemajuan kebudayaan di wilayah Tapal Kuda. Selain melibatkan maestro seni dan arkeolog, acara ini juga menggaet kaum muda atau Gen Z untuk memastikan bahwa regenerasi ragam budaya di Tapal Kuda dapat terus berjalan.

Kesuksesan acara GGBTK tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah, Pelaku Budaya, serta Bupati Jember yang juga turut hadir dalam puncak acara GGBTK. Acara diawali dengan pertunjukkan tari daerah oleh Komunitas Difabel. Pelibatan komunitas difabel bertujuan untuk merangkul semua elemen masyarakat dan menampilkan aneka macam ekspresi melalui seni budaya.

Baca Juga:  Perkuat Pileg dan Pilpres, Demokrat Tangerang Lakukan Konsolidasi Hingga Akar Ruput

Bupati Jember, Hendy Siswanto menyampaikan dalam sambutannya bahwa melestarikan budaya harus diwujudkan dalam kegiatan yang konkret, seperti menumbuhkembangkan kesenian tradisi melalui sanggar seni budaya. “Budaya dapat menjadi sumber inspirasi yang kuat untuk menciptakan karya seni dan berbagai kreasi lainnya. Hal ini akan menciptakan peluang ekonomi baru dalam sektor pariwisata dan industri kreatif sehingga dapat menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah Tapal Kuda”, ucap Hendy.

Sejalan dengan yang disampaikan oleh Bupati Jember, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan GGBTK dapat dilihat sebagai jendela bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kebudayaan. “GGBTK tahun 2023 adalah sebuah langkah awal untuk dapat mempertemukan lebih banyak lagi kesenian, budaya, dan kreasi lainnya. Apa yang kita saksikan adalah ekspresi keragaman yang harus kita jaga bersama”, ucap Hilmar.

Konsep GGBTK yang bertajuk “galang gerak” merepresentasikan bagaimana jaringan pihak-pihak yang peduli dengan budaya dapat terbentuk. Dengan adanya galang gerak budaya, wilayah Tapal Kuda diharapkan dapat menjadi episentrum budaya Indonesia yang mendunia.

Penulis : fj / mas

Editor : dam

Berita Terkait

Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner
Kontingen Kota Tangerang Curi Perhatian di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII
Wali Kota Tangerang Apresiasi Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga
Momen Iduladha, Sachrudin-Maryono Ajak Warga Memperkuat Kepedulian Sosial
Karang Taruna Rajeg Gelar Festival Kartini Day 2026
Kampung KB Ceria Cibodasari Masuk Finalis Tingkat Provinsi, Pemkot Tangerang Optimistis Raih Terbaik
Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WIB

Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kontingen Kota Tangerang Curi Perhatian di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:15 WIB

Wali Kota Tangerang Apresiasi Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:13 WIB

Momen Iduladha, Sachrudin-Maryono Ajak Warga Memperkuat Kepedulian Sosial

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:48 WIB

Karang Taruna Rajeg Gelar Festival Kartini Day 2026

Berita Terbaru