Gelar PSU di Kuala Lumpur, KPU Minta Bantuan Jokowi

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Lantaran kesulitan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kuala Lumpur Malaysia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta bantuan Presiden RI Joko Widodo. Hal ini terkait adanya kebijakan khusus kegiatan politik negara lain di Negeri Jiran itu.

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menjelaskan kebijakan itu menyangkut permohonan izin yang harus disampaikan sejak tiga sampai enam bulan sebelum acara politik, seperti pemungutan dari negara lain digelar di Malaysia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada informasi belakangan ini, pemerintah Malaysia membuat guidelines atau protokol atau semacam SOP bahwa untuk dapat digelar kegiatan politik oleh negara negara lain di Malaysia harus mengajukan permohonan izin dan sesuai prosedurnya itu,” ujar Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, apabila kegiatan itu digelar dalam premis negara lain atau wilayah otoritas Indonesia, seperti KBRI, KJRI, Wisma Indonesia atau Sekolah Indonesia, izinnya tiga bulan sebelum kegiatan.

Sedangkan, izin kegiatan politik di luar premis negara lain harus diajukan ke otoritas Malaysia sejak enam bulan. “Padahal kegiatan-kegiatan pemilu sebelumnya tidak seperti itu,” katanya.

Baca Juga:  Calon Anggota DPD RI Farah Nuriza Amelia Kampanye di Way Kanan

Dengan adanya kebijakan baru itu, KPU pun meminta bantuan Presiden Joko Widodo agar pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur bisa tetap terselenggara.

“Oleh karena itu, karena waktunya mepet, kami sudah melaporkan ke Presiden. Kami mohon bantuan fasilitasi supaya ada pembicaraan, katakanlah pada tingkat tinggi antara Presiden dengan Perdana Menteri Malaysia untuk meminta bantuan fasilitasi sehingga bisa digelar pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur,” jelas Hasyim.

Ia pun optimistis upaya Presiden Jokowi akan berhasil demi terlaksananya pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur.

Adapun PSU di Kuala Lumpur akan menggunakan dua metode dan berlangsung selama dua hari. Dua metode itu adalah pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) dan kotak suara keliling (KSK).

PSU metode KSK dilaksanakan pada 9 Maret 2024 dan metode TPS dilaksanakan pada hari berikutnya, 10 Maret 2024.

Untuk metode KSK, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) akan melakukan pengawalan dari awal hingga selesai. Besoknya, surat suara itu bakal dihitung bersamaan dengan hasil PSU dari metode TPS.

Baca Juga:  Kerja Keras OC dan SC Buahkan Hasil Maksimal

Selain itu, KPU sudah menetapkan daftar pemilih tetap luar negeri (DPTLN) untuk pemungutan suara ulang di Kuala Lumpur mencapai 62.217 orang.

Hasyim menuturkan angka itu diperoleh KPU dari total pemilih yang hadir di Kuala Lumpur lewat tiga metode pemungutan suara sebelumnya, baik yang tercatat pada daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb), dan daftar pemilih khusus (DPK).

Total pemilih untuk tiga metode yang tercatat dalam DPT, DPTb, dan DPK mencapai 78 ribu. Angka 78 ribu itu menjadi basis data untuk pemutakhiran dengan tiga kategori, yakni validitas alamat, analisis kegandaan, dan validitas nomor induk kependudukan (NIK) maupun nomor paspor.

“Setelah kita lakukan analisis, dari 78 ribu itu kemudian kita dapat menyimpulkan dan sudah kita tetapkan DPTLN untuk PSU Kuala Lumpur jumlahnya 62.217 pemilih,” pungkasnya.(JR)

Berita Terkait

FKPS Dukung Airin di Pilgub dan Fitron Pilbup Pandeglang
Kantor ATR/BPN Tangerang Tebar Kebaikan di Idul Adha
Andika Dipastikan Diusung PDIP
DPRD Tetapkan 5 Raperda Kota Tangerang Jadi Perda
Pengelola Kesehatan Alternatif Curhat ke Bakal Calon Walikota Tangerang, Helmy Halim
Bakal Calon Walikota Helmy Halim Gelar Silaturahmi dan Deklarasi
JMSI Kota Tangerang Sembelih Hewan Kurban Dan Bagikan Daging ke Warga
Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:13 WIB

Kantor ATR/BPN Tangerang Tebar Kebaikan di Idul Adha

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:10 WIB

Andika Dipastikan Diusung PDIP

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:08 WIB

DPRD Tetapkan 5 Raperda Kota Tangerang Jadi Perda

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:56 WIB

Pengelola Kesehatan Alternatif Curhat ke Bakal Calon Walikota Tangerang, Helmy Halim

Rabu, 19 Juni 2024 - 09:52 WIB

Bakal Calon Walikota Helmy Halim Gelar Silaturahmi dan Deklarasi

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:27 WIB

JMSI Kota Tangerang Sembelih Hewan Kurban Dan Bagikan Daging ke Warga

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:41 WIB

Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:40 WIB

Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati

Berita Terbaru

Selebritis

Nikita Willy Hamil Anak Kedua

Kamis, 20 Jun 2024 - 11:06 WIB

BANTEN

Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten

Kamis, 20 Jun 2024 - 11:02 WIB

Daerah

Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Bulan Juli

Kamis, 20 Jun 2024 - 10:56 WIB