SERANG | TANGERANG.CO.ID
Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menerapkan efisiensi energi sebagai respons terhadap ketidakpastian global yang berdampak pada fluktuasi harga energi.
Instruksi tersebut disampaikan saat apel gabungan dan halalbihalal ASN di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (30/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan, salah satunya adalah penghematan penggunaan air dan listrik,” ujar Andra Soni di hadapan ribuan pegawai.
Ia menekankan pentingnya membangun budaya hemat energi di lingkungan kerja, termasuk kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu dan perangkat elektronik saat tidak digunakan.
“Saat meninggalkan ruangan, listrik harus dimatikan. Hal sederhana seperti itu harus dibiasakan,” tegasnya.
Menurutnya, efisiensi energi tidak hanya dilakukan saat kondisi krisis, tetapi harus menjadi bagian dari etos kerja sehari-hari. Namun demikian, penggunaan energi tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan operasional pelayanan publik.
Selain itu, Andra Soni juga menginstruksikan perangkat daerah untuk mulai memetakan jenis pekerjaan yang dapat dilakukan secara fleksibel melalui penguatan sistem kerja berbasis digital.
“Saya minta dilakukan pemetaan pekerjaan yang bisa dilakukan secara fleksibel dengan sistem digital, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menegaskan, meskipun fleksibilitas kerja diterapkan, kinerja ASN tidak boleh menurun dalam kondisi apa pun.
Apel gabungan tersebut sekaligus menandai hari pertama ASN Pemprov Banten kembali bekerja penuh di kantor setelah sebelumnya menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) selama tiga hari pascalebaran.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal. Gubernur Andra Soni didampingi Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah serta Sekretaris Daerah Deden Apriandhi bersalaman dengan para ASN. (dam/hmi)









