LEBAK | TR.CO.ID
telah mengejutkan warga setempat. Diki Syaefullah, seorang warga yang menjadi saksi, memberikan keterangan terkait insiden tersebut.Menurut Diki, pencurian ini pertama kali diketahui oleh Pak Ali, salah satu pemilik kambing yang berniat memberi makan hewan ternaknya. Namun, saat Pak Ali membuka kandang, yang ditemui hanyalah jeroan kambing tanpa sisa tubuh utuh. Kejadian dugaan pencurian ini diduga terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 09.30 WIB.
“Pertama kali diketahui sama Pak Ali, salah satu pemilik kambing yang niatnya mau ngasih makan tapi pas lihat (kandang) yang ditemui cuma jeroan saja,” ujar Diki.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Pak Ali segera memberitahu pemilik kambing lainnya dan warga setempat. Sebelum peristiwa pencurian, Diki menyebut bahwa ada seorang yang ingin membeli kambing tersebut, namun pembeli tersebut tidak sepakat dengan harga yang ditawarkan oleh pemiliknya.
“Sepengatahuan saya baru kali ini ada kasus pencurian di sini, tapi saya sempat dengar di desa lain juga ada kejadian sebelumnya. Awal mulanya hampir sama, ada yang mau beli tapi nggak jadi karena harganya nggak cocok,” kata Diki.
Diki menduga bahwa pelaku pencurian mungkin menggunakan bius untuk menangkap kambing sebelum menjagalnya di dalam kandang. Meskipun lokasi kandang tidak jauh dari pemukiman warga, tidak ada yang mendengar suara kambing dijagal. Namun, beberapa warga yang melakukan ronda malam mendengar suara mobil lewat.
“Pemilik kambing sudah melaporkan kasus ini ke polisi. Sementara jeroan kambing yang ditinggalkan sudah dikubur atau dibuang oleh pemiliknya,” tambah Diki.
Dengan pelaporan ke pihak berwajib, diharapkan pelaku pencurian dapat segera ditangkap dan tindakan hukum dapat diberlakukan. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi warga setempat untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan yang dapat merugikan mereka secara ekonomi.









