Kecamatan Karang Tengah Luncurkan Bentor Hasil Restorasi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Peluncuran Becak motor (Bentor) hasil restorasi mengawali kegiatan awal tahun di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Jum’at (2/1/26). Bentor-bentor yang nampak baru sesungguhnya hasil restorasi atau rekondisi dari becak yang sudah rusak.

Hal itu disampaikan oleh Camat Karang Tengah Hendriyanto. Kata dia, bahwa bentor yang terlihat baru telah melalui proses pemulihan, perbaikan, dan pembaharuan becak motor ke kondisi aslinya, bentor tersebut nantinya akan ke bagi ke setiap kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 14 unit, setiap kelurahan mendapat 2 unit,” ujarnya.

Hendry menambahkan, Kecamatan Karang Tengah di Kota Tangerang memiliki 7 kelurahan, yaitu: Kelurahan Karang Mulya, Kelurahan Karang Tengah, Kelurahan Karang Timur, Kelurahan Parung Jaya, Kelurahan Pedurenan, Kelurahan Pondok Bahar dan Kelurahan Pondok Pucung biar merata.

Baca Juga:  Camat Ayi Bicara Baik, Agung Wibowo Bergerak Bijak

“Bentor-bentor yang diluncurkan pada awal tahun 2026 merupakan limpahan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang,” paparnya.

Hendry menjelaskan, bentor-bentor itu nantinya akan difungsikan sebagai alat pengangkut sampah dari warga. Bentor dipilih karena fleksibel dan ekonomis, terutama di daerah perkotaan dengan jalan sempit. Bentor biasanya digunakan untuk jarak dekat.

Menurut Hendry, sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan ibukota, kecamatan Karang Tengah memegang peran krusial.

Baca Juga:  Cak Nawa : Konsep Kepemipinan Maesyal Ingarso Sung Tulodo

“Masalah kebersihan di daerah penyangga, terutama terkait pengelolaan sampah dan pencemaran sungai, sering kali berdampak langsung pada Jakarta. Sampah dari daerah hulu dapat mengalir ke sistem sungai Jakarta, memperburuk masalah banjir dan pencemaran di ibu kota,” jelasnya.

Kesehatan masyarakat dan lingkungan daerah penyangga memiliki populasi yang sangat padat. Kebersihan yang buruk menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat setempat dan keberlanjutan lingkungan hidup.

“Singkatnya, kebersihan daerah penyangga bukan hanya masalah lokal, tetapi merupakan isu regional yang berdampak sistemik pada keberlanjutan dan kenyamanan seluruh kawasan metropolitan Jakarta,” imbuh Hendry. (wil/dam)

Berita Terkait

Wujudkan Pernikahan Impian, Santika Indonesia Hotels & Resorts Hadirkan Kesempatan Staycation Gratis di The Anvaya Beach Resort Bali
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Manfaat Program untuk Perusahaan Aktif dan Perlindungan Pekerja
Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP
Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis
Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia
Jaga Fasilitas Umum, Pemkot Tangerang Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Adipura
Perkuat Kompetensi ASN, Sachrudin Dorong Pelayanan Publik Makin Berkualitas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wujudkan Pernikahan Impian, Santika Indonesia Hotels & Resorts Hadirkan Kesempatan Staycation Gratis di The Anvaya Beach Resort Bali

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:13 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Manfaat Program untuk Perusahaan Aktif dan Perlindungan Pekerja

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:43 WIB

Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis

Berita Terbaru