PANDEGLANG | TR.CO.ID
Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan Simulasi dan Seremoni Pemungutan dan Perhitungan Suara Serta Penggunaan Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Simulasi Perhitungan Suara di lakukan di TPS 10 kampung Kadu Maria RT 01/RW 05 desa Mandalawangi, kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang tepatnya di lapangan Bola Kadu Maria dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 110 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan simulasi tersebut hadir Nunung Nurazizah Ketua KPU Kab Pandeglang, Muhaira Amin Wakil Ketua DPRD kabPandeglang, Ahmad Sujai Komisioner KPU Provinsi Banten), Suaedi Kurdiatna Kaban Kesbangpol kabupaten Pandeglang, Kapten Inf Suratman Danramil Mandalawangi AKP Bayu Triatmaka Kapolsek Mandalawangi, Febri Setiadi Ketua Bawaslu Kab. Pandeglang, Para Komisioner KPU Kab. Pandeglang, Para Lo Partai peserta Pemilu, Para Anggota PPK Kec. Mandalawangi, Para Anggota PPS Desa Mandalawangi dan Peserta simulasi.
Nunung Nurazizah Ketua KPU Kabupaten Pandeglang mengatakan, dengan di adakannya kegiatan Simulasi ini. agar kedepannya petugas lebih paham mengingat di mulai Pada hari ini merupakan tinggal 13 hari lagi kita akan melaksanakan pemungutan suara dan hari ini diperlukan dan melaksanakan simulasi
“KPU sengaja memilih kecamatan Mandalawangi karena merupakan kecamatan yang memiliki jumlah Desa dan pemilihan yang tertinggi dengan harapan meningkatkan partisipasi. Dalam simulasi ini kami (KPU)juga memberitahukan kepada masyarakat bahwa pada pelaksanaan pemungutan suara dilarang untuk membawa HP ke bilik suara,” ujarnya Rabu (31/1/24).
Tambah dia, Kegiatan Simulasi ini bertujuan Sebagai pelatihan untuk para penyelenggara dalam melaksanakan semua tahapan Pemungutan dan Penghitungan suara di TPS. Serta Untuk mengukur durasi kegiatan pemungutan sampai penghitungan sehingga kita dapat menyusun dan menginventarisir semua masalah yang ada.
“Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan bimbingan teknis bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” imbuhnya.
Ia menguraikan, Simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini dilakukan untuk merumuskan dan mengindentifikasi permasalahan jika terjadi pada saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk masyarakat yang memiliki hak suara, pada hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada hari Kamis 14 Februari 2024.
Aplikasi Sirekap ini digunakan sebagai alat bantu mengetahui hasil perolehan suara di setiap TPS untuk nanti disandingkan dengan hasil rekapitulasi secara manual dan berjenjang, mulai dari TPS, PPS, PPK KPU kabupaten, kota, provinsi sampai dengan tingkat nasional,” terang Nunung.
Sementara itu, Ahmad sujai Komisioner KPU provinsi Banten mengatakan, bahwa dilakukannya simulasi ini dengan Maksud dan tujuan simulasi ini yang kedua kali dilaksanakan tentunya kita menghadirkan semua penyelenggara dan peserta apa sudah sesuai dengan PKPU.
Petugas KPPS harus melayani semua peserta baik yang sakit atau dipabel agar disiapkan semua alat dan kelengkapan yang sudah ditentukan
“Oleh karena itu Nanti hasil penilaian akhir dari kegiatan simulasi ini apabila ada yang belum sesuai dengan prosedur segera di koreksi,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Suaedi Kurdiatna Kaban Kesbangpol Kabupaten Pandeglang menyampaikan Sampai detik ini situasi di wilayah kabupaten Pandeglang masih kondusif tidak ada gejolak ini merupakan bukti kesadaran politik sudah mulai tinggi.
“Mudah-mudahan pada pelaksanaan pemungutan suara nanti situasi dapat terkendali baik tapi kami juga sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana. Untuk dukungan dari pemkab kami selalu aktif untuk mendukung semua pelaksanaan agar dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.
“Meskipun fiskal pandeglang termasuk kecil kami sudah melakukan kerjasama dengan pihak BPJS dan pihak Terkait untuk menjamin para anggota penyelenggara,” tukasnya.
Penulis : ian
Editor : dam









