SERANG | TR.CO.ID
SMAN 1 Cikande, Kabupaten Serang mengadakan kegiatan Pamit Arsa Siswa siswi kelas XII angkatan XVI diisi dengan berbagai pentas seni di lapangan sekolah.
Dalam Pamit Arsa, Kepala sekolah SMAN 1 Cikande, Mulyadi menyampaikan pesan kepada para alumni dengan pepatah dalam bahasa Sunda yakni Undur katingali punduk, datang katingali Tarang, artinya adalah pergi kelihatan tengkuknya, datang kelihatan dahinya. Ungkapan ini menyiratkan berkaitan dengan etika dalam bertamu atau berinteraksi dengan orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ungkapan ini menjadi pengingat bagi para alumni agar selalu menjaga adab dan sopan santun dalam setiap tindakan terutama saat bertamu atau berinteraksi dengan orang lain,”kata Mulyadi melalui keterangan tertulis, Senin (16/6/2025).
Pesan selanjutnya, Mipit kudu amit ngala kudu bebeja. Pepatah ini mengandung arti jika ingin mengambil sesuatu, harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemiliknya. “Pepatah ini menekankan pentingnya sopan santun dan menghormati hak orang lain,”tambahnya.
Mulyadi memberikan motivasi dan restu yang melalui pepatah Sunda, Bral anaking geura tandang makalang, artinya pergilah anakku. Silahkan segera berjuang dan berkarya. Ungkapan semangat dari bapak dan ibu guru kepada para alumni untuk segera berjuang, berkarya dalam mencapai tujuan dan cita-citanya.
Papah kabagjan ku Elmu Nu dipiboga yang artinya para alumi harus bangga dan mengandalkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya.
Sudah waktunya kalian berjuang (berusaha) untuk menggapai cita cita. Bapak dan ibu guru selalu memberikan doa dan restu kepada kalian menjadi sukses.
“Geus waktuna anjeun berjuang.Do’a restu ti bapa ibu guru,”pungkasnya. (Mur).









