Polda Metro dan Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Serbuk Ekstasi

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Pengiriman paket berisi serbuk Metilendioksimetamfetamina (MDMA) atau ekstasi dengan berat total 1.503 gram atau 1,5 kilogram, dengan modus pengiriman ekspedisi dari luar negeri, berhasil digagalkan jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Bea dan Cukai Pasar Baru.

“Serbuk tersebut diletakkan di tiga toples berukuran besar,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Polisi Hengki saat konferensi pers di Jakarta, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hengki juga menjelaskan, dua tersangka yang merupakan pasangan suami-istri berinisial masing-masing LS dan AM ini diamankan setelah diketahui alamat paket tersebut tujuannya alamat mereka di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Banten Tindak Galian C di Mauk

“Mereka diamankan pada Jumat 8 Maret sekitar pukul 15.30 WIB,” katanya.

Kedua paket tersebut berisi satu buah toples bertuliskan “Recovery Drink” berisi serbuk warna merah muda mengandung narkotika golongan I dengan total berat bersih 710 gram.

Kemudian paket kedua adalah dua buah toples bertuliskan “Body Mass Vegan Protein Plant” berisi serbuk warna merah muda mengandung narkotika golongan I dengan total berat bersih masing-masing toples, yaitu 398 gram dan 395 gram.

Baca Juga:  TKD Prabowo-Gibran Kota Tangerang Daftar ke KPU

Dalam kasus ini juga masih ada tersangka lain, yaitu berinisial LQX yang diketahui berada di China.

Hengki juga menjelaskan dari jumlah serbuk yang diamankan tersebut dapat menyelamatkan 7.515 orang dengan asumsi satu orang mengonsumsi 0,2 gram.

Keduanya dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Dengan ancaman pidana minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara,” kata Hengki.(JR)

Berita Terkait

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran
HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan
Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO
Janji Polri Berantas Judi Online
Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara
17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan
Sturman Panjaitan Soroti Konten Pornografi di Platform X
Komplotan Penipu di Bandara Soetta Modus Hipnotis Diringkus
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:02 WIB

HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:57 WIB

Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:24 WIB

Janji Polri Berantas Judi Online

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:16 WIB

Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:15 WIB

17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:36 WIB

Sturman Panjaitan Soroti Konten Pornografi di Platform X

Senin, 10 Juni 2024 - 12:18 WIB

Komplotan Penipu di Bandara Soetta Modus Hipnotis Diringkus

Berita Terbaru

Selebritis

Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:05 WIB

Hukum & Kriminal

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:00 WIB

Daerah

Dua Bocah Tewas Dibekas Galian Puspemkab Tangerang

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:58 WIB