Presiden Jokowi Setujui HET Beras Premium Rp 14.900

Rabu, 20 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Presiden Joko Widodo memperpanjang relaksasi Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium hingga April 2024. Semula relaksasi HET beras premium hanya sampai akhir bulan ini.


“Bapanas juga sampaikan kepada Pak Presiden agar relaksasi harga beras premium yang sebelumnya Rp13.900 ke Rp14.900 kita minta izin dan disetujui untuk diperpanjang 1 bulan ini,” ujar Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi usai menghadiri ratas di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (19/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ia menjelaskan, perpanjangan tersebut dilakukan agar stok beras di pasar dapat terjaga relaksasinya. “Supaya stok yang ada di market terutama di modern market itu dan outlet itu terjaga mengenai relaksasi harga beras,” jelasnya.

Baca Juga:  Arief Wismansyah Raih Gelar Doktor


Arief juga menyebut bahwa stok beras di Bulog akan dipertahankan diatas 2 juta ton. Oleh karena itu harus didorong produksi dalam negeri.


“Produksi kita itu memang harus ditingkatkan. Sehingga stok Bulog itu akan di jaga levelnya di atas 2 juta ton. Kalau kemarin sebelumnya 1,2 ini harus di jaga di atas 2 juta ton. Sehingga produksi dalam negeri jadi penting. Jadi kalau tadi pak mentan menyampakan ada benih pupuk pompanisasi itu untuk mendorong produksi dalam negeri,” ungkapnya .

Baca Juga:  Tahap 1 dan 2 Habis Terjual, Sinar Mas Land Kembali Luncurkan Northridge Ultimate Business Center di BSD City


Arief mengungkapkan bahwa pemenuhan stok Bulog tersebut diprioritaskan pada produksi dalam negeri. Dsn pengadaan dari luar negeri, katanya, menjadi alternatif terakhir.


“Ketersediaan itu memprioritaskan produksi dalam negeri. Untuk naikan produksi dalam negeri Pak Mentan sudah jelaskan faktornya apa saja. Kemudian kalau memang dirasakan perlu pengadaan dari luar negeri itu akan dilakukan tapi itu adalah alternatif terakhir,” ungkapnya. (jr)

Berita Terkait

Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas
Poktan Binaan IKPP Tangerang Lakukan Tour ke East West Seed Indonesia Purwakarta
Paramount Land Resmikan Pusat Otomotif Terpadu, BEZ Auto Center di Illago Grande, Gading Serpong
Idul Adha 2024, IKPP Tangerang Bagikan Sapi dan Kambing ke Masyarakat Sekitar
Kuliner Lezat Selama Liburan Bulan Juni 2024 hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro
Paramount Land Bagikan Kacamata untuk Anak Negeri
Langkah Nyata PT IKPP Tangerang Tumbuhkan Ekonomi Rakyat, Gerai Bina Lestari Jadi Unggulan
17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:30 WIB

Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:22 WIB

Poktan Binaan IKPP Tangerang Lakukan Tour ke East West Seed Indonesia Purwakarta

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:57 WIB

Paramount Land Resmikan Pusat Otomotif Terpadu, BEZ Auto Center di Illago Grande, Gading Serpong

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:44 WIB

Idul Adha 2024, IKPP Tangerang Bagikan Sapi dan Kambing ke Masyarakat Sekitar

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:09 WIB

Kuliner Lezat Selama Liburan Bulan Juni 2024 hadir di Hotel Santika Premiere Bintaro

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:16 WIB

Paramount Land Bagikan Kacamata untuk Anak Negeri

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:50 WIB

Langkah Nyata PT IKPP Tangerang Tumbuhkan Ekonomi Rakyat, Gerai Bina Lestari Jadi Unggulan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:15 WIB

17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB