Mahasiswa Desak Pemkot Tangani Masalah Banjir Secara Serius

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON | TR.CO.ID

Masalah banjir yang terjadi di Kota Cilegon kembali menjadi sorotan, setelah peristiwa banjir pada Sabtu lalu menelan korban. Meskipun banjir bukan hal baru di kota ini, keluhan masyarakat semakin meningkat terhadap ketidakmampuan pemerintah setempat dalam menangani dan mencegah banjir.

Arifin Solehudin, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), menyampaikan kekecewaan terhadap sikap acuh pemerintah Kota Cilegon terhadap masalah banjir. Menurutnya, upaya pencegahan banjir yang dijanjikan oleh Wali Kota dan Wakil Walikota Cilegon belum terlihat secara kongkrit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menilai Pemerintah Kota Cilegon masih lalai dalam upaya pencegahan banjir. Padahal, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon sudah menandatangani fakta integritas dengan Ikatan Mahasiswa Cilegon salah satunya adalah melakukan upaya pencegahan banjir kongkrit,” ujarnya, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga:  Pemkot Cilegon Raih Penghargaan APE 2023 Kategori Nindya

IMC menduga bahwa beberapa titik banjir disebabkan oleh tata kelola yang kurang baik, di mana saluran air tidak sesuai dengan intensitas air hujan yang turun. Hal ini dianggap sebagai masalah utama yang perlu segera diatasi.

“Kami berharap Pemerintah Kota Cilegon serius menangani persoalan tersebut agar Cilegon, yang diharapkan menjadi kota modern dan bermartabat, dapat mewujudkan hal tersebut dengan nyata,” pungkasnya.

Arifin juga menyoroti banjir di Kecamatan Grogol, yang diduga sebagai dampak dari aliran yang tersumbat oleh proyek PT LCI.

Baca Juga:  Walikota Cilegon Raih Penghargaan Kemenag, Perhatikan Guru Agama

“IMC mendesak Walikota Cilegon untuk mengambil langkah tegas terhadap PT LCI agar bertanggung jawab dan ikut aktif dalam proses mitigasi bencana banjir yang kemungkinan akan terus terjadi di wilayah Grogol,” katanya.

Pemerintah Kota Cilegon diingatkan untuk segera mempersiapkan diri menghadapi berbagai bencana alam lainnya, seperti gempa bumi dan tsunami, dengan memiliki konsep mitigasi yang kongkrit. Mahasiswa menekankan bahwa tanpa mitigasi dini, potensi terjadinya bencana dan risiko korban akan terus meningkat di masa depan.

Penulis : FB

Editor : ris

Berita Terkait

Heboh Dugaan Pelecehan ASN di Cilegon
Gagal Panen Massal, Pemkot Cilegon Usulkan Bantuan Benih
Gubernur Pastikan Mudik Lancar
Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Mudik di Cilegon
Pelabuhan Ciwandan Beri Hadiah bagi Anak Pemudik
Wagub Dimyati Soroti Layanan Samsat Cilegon
BPN Kota Cilegon Siap Tingkatkan Pelayanan di Tahun 2026
Banten Catat Sejarah Industri Petrokimia
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan ASN di Cilegon

Senin, 30 Maret 2026 - 14:52 WIB

Gagal Panen Massal, Pemkot Cilegon Usulkan Bantuan Benih

Senin, 16 Maret 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Pastikan Mudik Lancar

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:27 WIB

Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Mudik di Cilegon

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:05 WIB

Pelabuhan Ciwandan Beri Hadiah bagi Anak Pemudik

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB

Daerah

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:23 WIB