Percepat Implementasi Satu Data Satu Peta, Melalui FGD Tangerang Satu Data

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan dorongan nyata untuk percepatan implementasi Satu Data Satu Peta melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika di Hotel Aryaduta Tangerang pada tanggal 21-22 Februari 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah, camat, dan produsen data di lingkungan Pemkot Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat membuka FGD, Sekretaris Daerah (Sekda) menyoroti peran strategis Tangerang Satu Data Satu Peta dalam mendukung pengembangan sektor digital dan memastikan kebijakan publik yang tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa FGD ini merupakan langkah percepatan dalam pelaksanaan Tangerang Satu Data Satu Peta dengan pendekatan kolaboratif, terintegrasi, dan menyeluruh.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Tunggu Keputusan Menteri soal Batas Belanja Pegawai

“Tangerang Satu Data Satu Peta harus menjadi landasan dalam monitoring, perencanaan, dan sistem penganggaran pemerintahan di Kota Tangerang, serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” ujar Sekda, Rabu (21/2/2024).

Dirinya juga menjelaskan bahwa Tangerang Satu Data Satu Peta akan diintegrasikan dengan Satu Data Indonesia milik Pemerintah Pusat.

“Program ini sudah terhubung dengan Sistem Informasi Monitoring Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional (Simojang) milik Badan Informasi Geospasial (BIG),” katanya.

Baca Juga:  Pembaharuan Perjanjian Hibah Aset Antar Perumdam Diteken

Dalam pengembangannya, Tangerang Satu Data telah menghasilkan lebih dari 5.000 elemen data dan 2.491 data geospasial/informasi geospasial. Data tersebut berasal dari 40 Perangkat Daerah dan 3 BUMD di Kota Tangerang.

Herman menyatakan harapannya bahwa FGD ini dapat meningkatkan pemahaman dan sinergi antara Perangkat Daerah, BUMD, Bappeda, dan Kominfo sebagai pemangku kepentingan terkait data. Dengan adanya standar data, metadata, interoperabilitas, serta validitas yang terjamin, upaya percepatan implementasi Satu Data Satu Peta di Kota Tangerang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata demi pembangunan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Penulis : ali

Editor : ris

Berita Terkait

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan
Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik
KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif
Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul
Pemkot Tangerang Perkuat Kemampuan Komunikasi Publik ASN, Maryono: Bangun Kepercayaan Masyarakat Lewat Informasi yang Jelas
Prevalensi Stunting Kota Tangerang Bertahan di Angka 5,4 Persen, Pemkot Fokus Cegah Kasus Baru
Pemkot Tangerang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
Lindungi Pekerja Rentan, Pemkot Tangerang Gelontorkan Rp384 Juta per Bulan untuk Jaminan Sosial
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:05 WIB

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD 2026, Tekankan Integritas dan Perlindungan Peserta Didik

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:15 WIB

KMD Ciputat Timur 2026 Cetak Pembina Pramuka Berkarakter dan Inovatif

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:10 WIB

Sachrudin Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:59 WIB

Prevalensi Stunting Kota Tangerang Bertahan di Angka 5,4 Persen, Pemkot Fokus Cegah Kasus Baru

Berita Terbaru