TANGERANG | TR.CO.ID
Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tangerang meresmikan gedung sekretariat baru yang lebih layak. Pembangunan gedung itu terlaksana berkat dukungan Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, dan alokasi anggaran dari pemerintah daerah sebesar Rp500 juta.
Gedung yang berlokasi di Jalan Pasat Karya, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, kini menjadi fasilitas yang lebih megah dan nyaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris IGRA Kabupaten Tangerang, Ika Rachmawati, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah dan Ketua DPRD Kholid Ismail. Ia juga meminta agar Kholid dapat meresmikan gedung dan menandatangani prasasti sebagai bentuk penghargaan atas dukungannya.
“Kami atas nama seluruh anggota IGRA Kabupaten Tangerang mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah terkhusus kepada Bapak Ketua Dewan Kholid yang telah menepati janji merealisasikan bangunan untuk sekretariat kami,” ujar Ika kepada wartawan, dikutip Kamis (22/8/24)
Ika juga mengaku dengan adanya bangunan sekretaiat IGRA yang baru ini, pihaknya berjanji akan lebih berperan aktif dan bisa menjadi wadah organisasi seluruh guru-guru Raudhatul Athfal.
“Kami merasa terharu dan semakin bangga bahwa pemerintah daerah sudah menggap kami juga sebagai ‘anak’. Berkat dorongan dan motivasi pak ketua dewan bahwa IGRA juga bisa menjadi mitra kerja pemerintah daerah yang sebelumnya ada keterbatasan karena langsung induk kepada Kemenag,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail mengatakan bahwa ia merupakan salah satu instrumen pemerintah daerah sudah menjadi kewajiban merealisasikan kepentingan umum, apalagi sosok para guru.
“Dengan adanya aspirasi fasilitas gedung sekretaiat IGRA di tahun 2023 lalu saya optimalisasikan 2024 akan terealisasi dan alhamdulillah berkat dukungan seluruh pihak terkait bisa terealisasi,” ujar Kholid
Organisasi profesi guru yang berinduk dengan Kementerian Agama, menurut Kholid Ismail sudah seharusnya diperhatikan oleh pemerintah daerah.
“Bukan tanpa alasan, mayoritas taraf ekonomi guru yang mengajar di sekolah keagamaan masih rendah dan perlu suporting dari pimpinan di daerah. Saya bicara seperti ini karena saya pernah jadi guru raudhatul athfal,” paparnya.
Sebelumnya, politisi PDIP ini mengaku telah membantu kesejahteraan ribuan guru di Kabupaten Tangerang dengan program Tunjangan Khusus Guru (TKG) melalui Pokirnya sebagai dewan selama 4 tahun.
“Kemudian, saat ini bantuan fisik yaitu gedung sekretariat yang kebetulan pengajuan dari organisasi IGRA. Semoga dengan gedung baru ini bisa menambah semangat untuk memajukan dan kesejahteraan seluruh anggota IGRA di Kabupaten Tangerang,” tukasnya. (fj/dam)









