Kemenkes Gelar Skrining Kesehatan di Lapas Perempuan Tangerang Untuk Deteksi TBC dan Penyakit Lainnya

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengadakan skrining kesehatan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Klas IIA Tangerang pada Rabu (19/3/2025). Skrining yang dilakukan mencakup pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) Tes, deteksi dini kanker payudara melalui metode SEDARI, serta pemeriksaan kesehatan gratis lainnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, serta Wali Kota Tangerang Sachrudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wamenkes Dante menyoroti tingginya angka kasus TBC di dalam lapas, yang mencapai 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat umum. Oleh karena itu, skrining menjadi langkah penting dalam upaya mendeteksi dan menangani kasus TBC di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Isra Mi'raj, Maryono Ajak Penguatan Akhlak dan Solidaritas Sosial

“Skrining ini bertujuan untuk menemukan kasus aktif (Active Case Finding) di dalam lapas. Kepadatan hunian dan ventilasi yang terbatas meningkatkan risiko penularan TBC. Hari ini, sebanyak 280 warga binaan telah menjalani pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam upaya eliminasi TBC, seperti program Ransel TBC dan pelibatan kader kesehatan di wilayah.

“Kota Tangerang menjadi salah satu yang terbaik dalam identifikasi tuberkulosis. Kami melihat efektivitas pendekatan berbasis komunitas di sini dan berencana mereplikasi model ini ke daerah lain,” tambahnya.

Baca Juga:  Puluhan Ribu Jemaah Padati Tangerang Berselawat

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa Pemkot Tangerang akan terus memperkuat skrining TBC secara aktif selama satu tahun ke depan. Selain di lapas, program Ransel TBC juga akan diperluas ke sekolah-sekolah.

“Kami akan melakukan skrining seminggu dua kali dengan rontgen mobile dan Tes Cepat Molekuler untuk memastikan hasilnya. Jika ditemukan kasus positif, akan langsung diberikan pengobatan hingga sembuh. Selain aspek kesehatan, kami juga menggandeng berbagai sektor untuk menurunkan angka prevalensi TBC,” jelasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan angka penyebaran TBC, khususnya di Kota Tangerang, dapat terus ditekan, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit semakin meningkat. (ris/dam)

Berita Terkait

BLK Kota Tangerang Cetak Generasi Cuan dari Rumah Lewat Pelatihan Chatbot Berbasis AI
Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan
Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Tingkat Kecamatan Cipondoh Tahun 2026 Sukses Digelar
Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan
Jaga Kemandirian Fiskal, Pemkot Tangerang Konsisten Lampaui Target Realisasi PAD
Buka Pembinaan ASN, Sekda Ingatkan WFH Harus Tetap Produktif
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:01 WIB

BLK Kota Tangerang Cetak Generasi Cuan dari Rumah Lewat Pelatihan Chatbot Berbasis AI

Selasa, 28 April 2026 - 20:06 WIB

Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci

Selasa, 28 April 2026 - 19:52 WIB

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

Senin, 27 April 2026 - 19:41 WIB

Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan

Berita Terbaru

Daerah

Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:55 WIB