Bocor Rekaman Diduga Suara Kepsek SMK Al-Anshor Minta Pungutan ke Ortu Siswa

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Oknum kepala SMK Al-Anshor Cirarab, Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan publik.  Pasalnya, setelah diduga melakukan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), kepala sekolah berinisial NS ini juga diduga melakukan pungutan lkepada orang tua siswa.

Dari rekaman suara yang diduga NS itu terdengar, jika dia menarik pungutan total Rp3,5 juta per siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan rincian sebagai berikut, foto Ijazah sebesar  Rp 150.000, kemudian, Penyusunan Data Ujian Semester  Rp 250.000.

Selanjut biaya, Bimbel sebesar Rp 150.000, lalu Try Out 1 senilai Rp 200.000 dan  Try Out 2, Rp 200.000.

Ditambah biaya Ujian Kompetensi sebesar Rp 500.000, Bimbel Ujian Kompetensi Rp 150.000 dan terakhir  Ujian Akhir sebesar Rp 1.850.000.

Baca Juga:  RSUD Tigaraksa Siap Tingkatkan Standar dan Mutu Layanan

Selain itu, dalam rekaman itu juga terdengar keluhan orang tua siswa tentang proses belajar mengajar di sekolah yang dianggapnya tidak rasional lagi.

“Kalau anak-anak rajin belajar, ruang kelas nyaman, anak tidak disuruh belajar di rumah, bayarnya bisa kami usahakan. Tapi kalau dipatok segini jelas memberatkan,” begitu bunyi rekaman suara dari salah satu orng tua siswa, dikutip Kamis (9/10/2025).

Bahkan, terdengar pula seorang siswa yang memberanikan diri bertanya kepada NS.

Tentang isu adanya dugaan penyelewengan penggunaan dana BOS yang beredar luas. Mengakibatkan sejumlah guru tidak menerima gaji selama satu tahun lebih.

Baca Juga:  Kampung Ekonomi Biru Jadi Role Model Penguatan Pesisir Tangerang

Mendapat pertanyaan tersebut, NS berkilah membantah adanya  penyelewengan dana BOS. Dia juga menyebut, tidak ada guru yang belum dibayarkan haknya.

NS pun meminta kepada para siswa untuk tidak ikut campur persoalan internal sekolah. Tetapi memikirkan bagaimana bisa lulus dan mendapat ijazah.

“Soal penyelewengan dana BOS gak ada itu, Bapak udah ke dinas, lagi di investigasi, jujur aja. Kalian gak perlu tahu, yang penting kalian mah lulus sekolah dapat ijazah,” katanya dalam rekaman.

Sayang nya hingga berita ini di turunkan pihak terkait belum dapat dikonfirmasi.  Awak mencoba menghubungi NS untuk meminta konfirmasi melalui sambungan telepon namun tidak tersambung. (wil/hmi)

Berita Terkait

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Kampus Pencetak Pemimpin Masa Depan
Pemerintah kabupaten Tangerang Jamin Kebebasan Beribadah
Gerak Cepat Usai Lebaran, Perumdam TKR Pastikan Layanan Air Tetap Optimal
Permudah Layanan, Perumdam TKR Dorong Pelanggan Gunakan Baca Meter Mandiri via Aplikasi SIMPEL
Bupati Tangerang Naik Pitam! ASN dan Satpol PP Kedapatan Santai Jelang Apel
Perkuat Tata Kelola, Perumdam TKR dan BPKP Banten Bahas Penagihan Piutang Pasca-Serah Terima Aset
Peringati Nuzulul Qur’an, Perumdam TKR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:17 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB

Softlauncing Politeknik Ismet Iskandar Indonesia, Kampus Pencetak Pemimpin Masa Depan

Senin, 6 April 2026 - 13:08 WIB

Pemerintah kabupaten Tangerang Jamin Kebebasan Beribadah

Rabu, 1 April 2026 - 23:22 WIB

Gerak Cepat Usai Lebaran, Perumdam TKR Pastikan Layanan Air Tetap Optimal

Rabu, 1 April 2026 - 23:19 WIB

Permudah Layanan, Perumdam TKR Dorong Pelanggan Gunakan Baca Meter Mandiri via Aplikasi SIMPEL

Berita Terbaru