Pemkot Ajak Warga Cegah Campak Sejak Dini

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak (measles) yang dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Campak bukan penyakit ringan. Gejalanya bisa berkembang cepat dari demam tinggi, ruam, hingga infeksi paru dan otak. Karena itu, pencegahan melalui imunisasi adalah langkah paling efektif,” tegas dr. Dini, Selasa (4/11/25).

Baca Juga:  Data Stunting Lebak 2025 Dipertanyakan

Sebagai langkah antisipatif, Dinkes terus menggencarkan program imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak di seluruh wilayah Kota Tangerang melalui puskesmas, posyandu dan layanan kesehatan sekolah.

Petugas kesehatan juga aktif melakukan deteksi dini dan surveilans lapangan untuk memastikan tidak ada kasus yang terlewat.

“Kami mengimbau para orang tua agar tidak menunda imunisasi anak. Dengan vaksin MR (Measles-Rubella), risiko tertular campak bisa ditekan secara signifikan. Imunisasi ini aman dan diberikan secara gratis di fasilitas kesehatan milik pemerintah,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemkot Segel Perusahaan Pencemar Situ Cangkring

Penyakit campak ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam kemerahan di seluruh tubuh. Penularannya sangat cepat melalui percikan udara dari batuk atau bersin penderita.

Karena itu, warga diimbau untuk segera melapor ke puskesmas terdekat bila menemukan kasus serupa di lingkungan sekitar.

“Kita semua punya peran untuk mencegah penularan. Jangan abaikan gejala awal, dan pastikan anak-anak sudah mendapatkan imunisasi lengkap. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa cegah campak menyebar di Kota Tangerang,” pungkas dr. Dini. (wil/dam)

Berita Terkait

DP3AP2KB Catat Capaian Program Keluarga Berencana di Kota Tangerang Terus Meningkat
Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan
Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kesehatan Bergengsi di National Governance Awards 2026
Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Ibu dan Anak, Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online untuk Deteksi Dini TBC
UTD PMI Diakui Kemenkes, Pemkot Dorong RS Tingkatkan Layanan
Sachrudin Minta Rumah Sakit, Prioritaskan Darah PMI Kota Tangerang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:03 WIB

DP3AP2KB Catat Capaian Program Keluarga Berencana di Kota Tangerang Terus Meningkat

Senin, 27 April 2026 - 19:41 WIB

Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan

Senin, 27 April 2026 - 19:24 WIB

Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa

Sabtu, 25 April 2026 - 19:14 WIB

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kesehatan Bergengsi di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 13:59 WIB

Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Ibu dan Anak, Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB