Waspada! Penyakit Pasca Banjir

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul setelah banjir. Sejumlah penyakit yang perlu diantisipasi antara lain diare, demam berdarah, penyakit kulit, gatal-gatal, serta leptospirosis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyampaikan bahwa kondisi lingkungan pasca banjir menjadi faktor risiko meningkatnya penyebaran penyakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir yang surut biasanya meninggalkan genangan air dan lingkungan yang lembap. Kondisi ini dapat menjadi media berkembangnya kuman dan nyamuk pembawa penyakit,” ujar dr. Dini, Selasa (27/1/26)

Ia menambahkan, kelompok yang paling rentan terdampak adalah anak-anak dan lanjut usia. Karena itu, masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Bantaran Sungai Ciujung Jadi “TPS” Liar ?

“Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit setelah banjir,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga menyampaikan beberapa penyakit yang umum muncul pasca banjir beserta langkah pencegahannya. Diare ditandai dengan perut mulas, buang air besar encer, dan berisiko menyebabkan dehidrasi. Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan makanan serta mengonsumsi air minum yang telah dimasak.

Demam berdarah ditandai dengan demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta munculnya bintik merah pada kulit. Pencegahan dapat dilakukan dengan membersihkan tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

Baca Juga:  Daya Beli Masyarakat Meningkat, Di Tengah Inflasi

Penyakit kulit dan gatal-gatal umumnya terjadi akibat kontak langsung dengan air banjir atau lumpur yang tercemar. Masyarakat disarankan segera mandi dan membersihkan tubuh setelah terpapar air banjir.

Sementara itu, leptospirosis memiliki gejala awal menyerupai flu, seperti demam, nyeri otot, dan muntah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan air banjir serta menggunakan alas kaki saat beraktivitas.

Pemkot Tangerang berharap, dengan meningkatnya kewaspadaan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, risiko penyakit pasca banjir dapat ditekan. (dam/hmi)

Berita Terkait

Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Sachrudin: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat
DP3AP2KB Catat Capaian Program Keluarga Berencana di Kota Tangerang Terus Meningkat
90 Desa Berpotensi Kekeringan
KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja
Tilang ETLE Handheld Resmi Berlaku di Kota Tangerang
Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12 WIB

Hadiri Peringatan HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Sachrudin: Teruslah Hadir di Tengah Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:03 WIB

DP3AP2KB Catat Capaian Program Keluarga Berencana di Kota Tangerang Terus Meningkat

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:27 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Kamis, 30 April 2026 - 16:20 WIB

Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB