Bantaran Sungai Ciujung Jadi “TPS” Liar ?

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Tumpukan sampah menggunung terlihat di bantaran Sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Sukamaju, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Kondisi tersebut memicu keprihatinan karena selain mengganggu pemandangan, sampah juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu warga.

Di lokasi, terlihat sampah menutupi sebagian pinggiran sungai. Sejumlah warga menilai rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan menjadi penyebab utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampah-sampah itu dibiarkan menumpuk di pinggir sungai. Warga seenaknya membuang sampah,” ujar Samlawi, warga setempat, Senin (11/8/25).

Ia berharap pemerintah daerah segera mengangkut tumpukan sampah tersebut, mengingat Sungai Ciujung bukanlah tempat pembuangan sampah.

Baca Juga:  Tradisi Seren Taun Jadi Daya Tarik Wisata Lebak

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kelurahan Muara Ciujung Timur, Mutria, mengatakan sebagian besar sampah yang menumpuk di bantaran sungai merupakan kiriman dari wilayah lain, termasuk dari Pasar Rangkasbitung.

“Warga Sukamaju sendiri kalau membuang sampah menggunakan mobil sampah warga dengan sistem iuran bulanan. Jadi, tumpukan di pinggir kali ini kebanyakan kiriman dari luar,” jelasnya.

Mutria menambahkan, wilayahnya belum memiliki tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. Akibatnya, warga mengandalkan pengangkutan sampah menggunakan mobil pribadi yang dikelola secara swadaya.

Baca Juga:  Gempa 5,9 SR Guncang Lebak Selatan

“Kami sudah mengusulkan pengadaan TPS kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, namun pihak DLH meminta disediakan lahan untuk penempatan bak sampah. Masalahnya, di Sukamaju tidak ada lahan yang bisa digunakan,” katanya.

Sebagai langkah sementara, pihak kelurahan rutin menggelar program “Jumat Bersih” bersama warga untuk membersihkan lingkungan.

“Kami ingin masyarakat tetap peduli. Setiap Jumat, warga kami ajak membersihkan lingkungan bersama, supaya tumpukan sampah tidak semakin banyak dan mengganggu,” pungkas Mutria. (eem/jat/dam)

Berita Terkait

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar
DPRD Lebak Siap Sidak PT Cemindo Usai Insiden Dugaan Kecelakaan Kerja
DPRD LEBAK, Masa Aksi Kepung DPRD Lebak, Sampaikan 10 Tuntutan ke Bupati
KEPALA DAERAH, DPRD Lebak Soroti Etika Kepala Daerah
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:07 WIB

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Lebak Rampung Tahun Ini

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:23 WIB

Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Bupati Lebak Tinjau Pengecoran Jalan Aweh–Leuwidamar, Pastikan Kualitas Sesuai Standar

Berita Terbaru