Aktivis Perempuan Manfaatkan Platform Digital, Perluas Jejaring Lingkungan Hidup

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Aktivis perempuan bidang lingkungan hidup memanfaatkan platform digital untuk berbagi pembelajaran dan meningkatkan nilai tambah dari berbagai komoditas ramah lingkungan yang mereka hasilkan bersama kelompoknya.

Demikian mengemuka dari webinar Indonesia Berbagi yang diselenggarakan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) bertajuk ‘Kiprah Aktivis Perempuan Bidang Lingkungan di Era Digital’, Senin, (27/11/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Webinar dibuka oleh Ketua Klaster Interaksi, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Sosial SIL UI Dr Herdis Herdiansyah.

Hadir menjadi pembicara pada webinar itu Rita Ayuwandari, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Wangi dari Desa Dataran Kempas, Tanjung Jabung Barat, Jambi. Kelompok ini memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya jahe merah sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Rita menjelaskan kegiatan yang dilakukan KWT Mekar Wangi merupakan bagian dari program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang dilaksanakan oleh PT Wirakarya Sakti, APP Group.

“Kami bersyukur hidup di era digital. Kita bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, atau Grup WA untuk memperluas jejaring,” kata Rita.

Melalui media sosial, Rita menuturkan kelompoknya bisa saling berbagi pembelajaran dengan kelompok-kelompok lain di seluruh Indonesia. Media sosial juga menjadi sarana untuk memperluas jaringan pemasaran.

“Untuk pemasaran kami juga memanfaatkan market place seperti Shopee dan Tokopedia, selain toko offline,” kata Rita.

Baca Juga:  KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada

KWT Mekar Wangi mengolah jahe merah yang diproduksinya menjadi serbuk minuman. Omsetnya bisa mencapai Rp42 juta per bulan.

Rita menyatakan sejak KWT Mekar Wangi terbentuk pada tahun 2017, pendapatan para ibu yang menjadi anggotanya pun meningkat. “Banyak KWT dari desa lain juga terinspirasi,” katanya.

Pembicara lain yang hadir pada webinar itu adalah Menik Dwi Wahyuni, Ketua KWT Goodfarm dari Kelurahan Pakujaya, Kota Tangerang Selatan, Banten. KWT Goodfarm mengembangkan urban farming untuk penghijauan lingkungan.

“Kami memulainya secara swadaya. Kemudian pada tahun 2022 kami bergabung dalam program CSR PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP),” ujar Menik.

Saat pertama memulai, KWT Goodfarm memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar perumahan untuk budidaya berbagai tanaman hortikultura. Setelah ada binaan dari program CSR IKPP, KWT Goodfarm mulai melakukan budidaya dengan teknik hidroponik.

“Kami mendapat bantuan instalasi hidroponik dan juga pelatihan untuk budidaya, pengolahan, dan pemasarannya,” kata Menik.

Menik menjelaskan, teknik hidroponik lebih ramah lingkungan karena menghindari penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Selain itu dari segi rasa dan kandungan nutrisi, produk hidroponik juga lebih unggul ketimbang produk yang dihasilkan dari pertanian konvensional.

Saat ini KWT Goodfarm telah melakukan pertanian hidroponik dengan jumlah lubang tanam mencapai 1200 buah. Sementara lahan pertanian konvensional yang dikelola mencapai 1600 meter persegi.

Baca Juga:  Pemkot Diapresiasi Pusat dan Pemprov Banten, Konsisten Terapkan Program Penurunan Stunting

Untuk produk yang dihasilkan, selain komoditas hortikultura segar, juga dihasilkan berbagai olahan seperti minuman daun kelor yang dicampur oatmeal, makanan ringan berbahan sayuran, dan banyak lagi. Dari sisi pendapatan, awalnya KWT Goodfarm hanya memiliki omset sebesar Rp500 ribu per bulan. Namun kini pendapatannya telah mencapai Rp5 juta per bulan.

Menik menyatakan, KWT Goodfarm juga akan memanfaatkan platform digital untuk memperluas jaringan pemasaran. Saat ini yang sedang disiapkan adalah memenuhi standardisasi produk dengan bimbingan CRS IKPP.

KWT Goodfarm juga telah mencapai sejumlah prestasi diantaranya adalah menjadi Juara untuk penghargaan program Kampung Iklim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kalau dulu kami bercocok tanam hanya untuk menyalurkan hobi, kini kami berbangga hati karena kegiatan kami juga menambah area hijau yang bermanfaat untuk lingkungan dan bumi,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Maluku Utara Fachruddin Tukuboya yang menjadi moderator pada webinar tersebut menyatakan apa yang dilakukan oleh KWT Goodfarm dan KWT Mekar Wangi sangat menginsipirasi bagi aktivitas lingkungan wanita lainnya. Fachruddin juga menyatakan program CSR yang dilakukan oleh perusahaan untuk memberdayakan kedua KWT itu bisa menjadi contoh untuk program CSR perusahaan lainnya.

Penulis : Wil

Editor : Ris

Berita Terkait

Wakil Walikota Hadiri Halalbihalal Purnawirawan Polri
Sekda Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Pekan Raya Cibodas
Masuk Pancaroba, Warga Diminta Siaga Cuaca Tak Menentu
Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang
TRC Dinsos Tertibkan PMKS Secara Humanis
Momentum Harlah PMII, Bupati Tekankan SDM dan Kebersamaan
RD Family Care Jika Buka, Diduga Ada Beking
Pengadilan Tangerang Vonis Bebas Ibra Firdaus, Dakwaan Pembunuhan Tak Terbukti
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:31 WIB

Wakil Walikota Hadiri Halalbihalal Purnawirawan Polri

Senin, 20 April 2026 - 14:27 WIB

Sekda Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Pekan Raya Cibodas

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WIB

Masuk Pancaroba, Warga Diminta Siaga Cuaca Tak Menentu

Senin, 20 April 2026 - 14:18 WIB

Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang

Senin, 20 April 2026 - 14:05 WIB

Momentum Harlah PMII, Bupati Tekankan SDM dan Kebersamaan

Berita Terbaru

Daerah

Wakil Walikota Hadiri Halalbihalal Purnawirawan Polri

Senin, 20 Apr 2026 - 14:31 WIB

Daerah

Sekda Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Pekan Raya Cibodas

Senin, 20 Apr 2026 - 14:27 WIB

Daerah

Masuk Pancaroba, Warga Diminta Siaga Cuaca Tak Menentu

Senin, 20 Apr 2026 - 14:22 WIB

Daerah

Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang

Senin, 20 Apr 2026 - 14:18 WIB