TANGSEL | TR.CO.ID
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2024, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama tahapan Pilkada berlangsung. Peringatan ini disampaikan saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional tingkat Kota Tangsel di Alun-alun Pondok Aren.
Dalam apel tersebut, Benyamin Davnie mengingatkan ASN untuk menjaga sikap netral dalam berbagai aktivitas politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tekankan kepada ASN kita untuk menjaga netralitas. Meskipun diperbolehkan hadir dalam kampanye, sebaiknya ASN tidak aktif terlibat, agar tidak timbul kesan keberpihakan,” ujarnya, baru-baru ini.
Menurut Benyamin, penting bagi ASN untuk menghindari keikutsertaan yang bisa disalahartikan sebagai dukungan politik. “ASN hanya boleh membaca, mendengar, dan melihat. Kehadiran mereka dalam acara politik harus hati-hati agar tidak memicu euforia yang bisa disalahgunakan,” tambahnya.
Dirinya juga mengingatkan ASN untuk menjaga netralitas di media sosial (medsos). Ia menegaskan bahwa unggahan dukungan politik di medsos dapat menimbulkan masalah.
“Ada ASN yang kadang iseng memposting hal-hal yang sebenarnya tidak boleh. Sanksinya bisa bervariasi, mulai dari teguran tertulis hingga sanksi pidana jika tindakan tersebut menghasut atau menimbulkan keresahan sosial,” ungkapnya.
Benyamin Davnie menegaskan bahwa pelanggaran terhadap netralitas ASN dapat berdampak serius pada karier mereka. “Ingat, netralitas baik secara fisik maupun di media sosial harus dijaga. ASN boleh memiliki pilihan politik pribadi, tetapi harus menjaga agar tidak membawa lambang-lambang Korpri ke arena politik,” tegasnya.
Peringatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua ASN di Kota Tangerang Selatan tetap menjaga integritas dan profesionalisme mereka selama proses Pilkada. (hrs/ris)









