Kecamatan Sukamulya kembali Gelar Gebyar Festival Kuliner

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Gebyar Festival Kuliner yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup dengan meriah melalui kegiatan Senam Sehat bersama, Minggu (5/7/2026). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini menjadi wadah promosi, kolaborasi, dan penguatan daya saing bagi koperasi serta pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang.

Penutupan festival dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sukamulya, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang berkarya dan berkolaborasi bagi komunitas serta warga Sukamulya dan sekitarnya,” ujar Syaifullah dalam sambutannya.

Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, sektor koperasi dan usaha mikro telah membuktikan diri sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat. Usaha mikro dinilai tidak hanya berperan sebagai unit bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.

Baca Juga:  Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas

Syaifullah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sektor tersebut melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung tumbuh kembang koperasi dan usaha mikro. Kami hadir melalui program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal kita mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk terus bertransformasi melalui digitalisasi usaha, peningkatan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan momentum festival sebagai sarana membangun kemitraan.

“Teruslah berinovasi dan jaga kualitas. Mari kita tumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dengan memperkuat akses pasar. Pemerintah akan terus bersinergi agar kontribusi usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang semakin signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj. Raden Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan memberikan ruang bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  Menko PMK dan Panglima TNI serta Kapolri Kunjungi Pelabuhan Merak

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan keberagaman produk, sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha mikro, koperasi, sektor swasta, maupun pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan pelaku usaha mikro,” ujarnya.

Gebyar Festival Kuliner tahun ini diikuti sebanyak 25 booth yang diisi para pelaku usaha mikro dari Kecamatan Sukamulya dan wilayah sekitarnya. Selama penyelenggaraan pada 1–5 Juli 2026, masyarakat disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pameran produk koperasi dan usaha mikro, bazar kuliner, bazar UMKM, talkshow, penampilan tari dari sanggar lokal, pertunjukan band lokal, hingga Senam Sehat yang menjadi penutup acara. (dam)

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terbaru