Kualitas Pembangunan Gapura Dipertanyakan?Diduga Ratusan Gapura Se Kab.Tangerang

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kondisi gapura di RT 01 RW 01, Kampung Bojong Nangka, Kelurahan Medang, kini memprihatinkan meski baru dibangun sekitar tiga bulan lalu. Pantauan di lokasi pada Selasa (27/5/2025) menunjukkan kerusakan pada bagian bawah dinding gapura yang tampak terkelupas dan retak di kedua sisinya.

Warga menduga kerusakan disebabkan oleh getaran kendaraan yang kerap melintas di bawah gapura, diperparah oleh penggunaan material yang dinilai tidak memadai. Lapisan dinding yang terlalu tipis dan penggunaan besi tulangan yang tidak sesuai disebut-sebut sebagai faktor utama rapuhnya bangunan tersebut.

“Kerjaannya nggak bener itu. Kalau nggak salah, baru tiga bulan lalu gapura itu dibangun. Kita tahu banget gimana cara ngebangunnya, itu mah asal-asalan,” kata Suparno, warga setempat yang menyaksikan langsung proses pembangunan.

Tak hanya rusak, buruknya kualitas konstruksi juga sempat memicu kecelakaan. Seorang pengendara motor dikabarkan tertimpa bagian plafon gapura yang lepas, diduga karena tidak terpasang dengan baik.

“Itu yang bagian atas jatuh, nimpuk anak muda. Mungkin dia kaget, akhirnya kecelakaan,” tambah Suparno.

Keluhan serupa juga disampaikan Uti, pengguna jalan yang sering melintas di lokasi tersebut. Ia menyayangkan pembangunan yang dinilainya asal jadi dan menganggapnya sebagai bentuk pemborosan anggaran pemerintah.

Baca Juga:  Ali Ridho Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Perkumpulan Pemuda dan Remaja Puri Beta

“Ini mah jauh dari ekspektasi. Kirain bagus, kuat, dan tahan lama. Nggak taunya ringkih, rapuh,” ujarnya.

Uti berharap pemerintah segera mengevaluasi kontraktor pelaksana proyek dan menindaklanjuti laporan warga. Menurutnya, kerusakan pada bangunan baru seharusnya menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih ketat dalam mengawasi kualitas proyek infrastruktur.

“Masa pemerintah nggak tahu? Ini bukan nggak tahu, kayaknya pura-pura nggak tahu,” pungkasnya. (cng)

Berita Terkait

BLK Kota Tangerang Cetak Generasi Cuan dari Rumah Lewat Pelatihan Chatbot Berbasis AI
Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan
Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Tingkat Kecamatan Cipondoh Tahun 2026 Sukses Digelar
Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan
Jaga Kemandirian Fiskal, Pemkot Tangerang Konsisten Lampaui Target Realisasi PAD
Buka Pembinaan ASN, Sekda Ingatkan WFH Harus Tetap Produktif
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:01 WIB

BLK Kota Tangerang Cetak Generasi Cuan dari Rumah Lewat Pelatihan Chatbot Berbasis AI

Selasa, 28 April 2026 - 20:06 WIB

Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci

Selasa, 28 April 2026 - 19:52 WIB

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

Selasa, 28 April 2026 - 19:47 WIB

Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Tingkat Kecamatan Cipondoh Tahun 2026 Sukses Digelar

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB

Daerah

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:23 WIB