JAKARTA | TR.CO.ID
Ketua Dewan Penasehat Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Hamdan Zoelva, memberikan tanggapannya terhadap ajakan diskusi yang diajukan oleh Prabowo Subianto terkait tudingan terhadap ‘orang dalam’ dalam pengadaan alutsista dan pengelolaan food estate. Dalam konferensi pers di Markas Tim AMIN, Diponogoro X, Menteng, Jakarta Pusat, Hamdan menegaskan bahwa dalam persaingan politik, lawan bukanlah musuh.
“Bagi kami, lawan politik bukanlah musuh. Mereka adalah teman dalam sebuah persaingan untuk memperebutkan posisi capres. Meskipun kita bisa berdebat dengan keras dalam konteks politik, persahabatan dan perdamaian tidak akan pernah hilang,” ungkap Hamdan, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hamdan juga menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik ajakan diskusi antara Anies dan Prabowo. Ia menegaskan bahwa persahabatan pribadi kedua tokoh ini tidak akan terpengaruh oleh dinamika politik.
“Pak Prabowo mengajak capres nomor 1 untuk bertemu, saya kira hal ini direspons dengan positif. Persahabatan pribadi tidak akan pernah pudar. Namun, dalam konteks perdebatan politik, tentu saja kita adalah lawan,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa apa yang dibahas oleh Prabowo dan Anies dalam debat harus segera diselesaikan. Hamdan menegaskan bahwa Prabowo pasti memahami batasan antara isu-isu rahasia di Kementerian Pertahanan dan informasi yang bisa diungkap kepada publik.
“Meskipun tidak ada masalah, apa yang dibicarakan dalam debat semalam adalah hal-hal yang seharusnya dibicarakan di ruang publik. Seharusnya itu diselesaikan di sana. Sebenarnya, Prabowo tahu mana yang rahasia dan mana yang bisa dibagikan kepada publik. Anies tidak akan memaksanya untuk membuka informasi yang bersifat rahasia, Prabowo pasti mengerti hal itu,” tambahnya.
Penulis : dth









