TANGERANG | TR.CO.ID
Dalam proses tahapan pemaparan visi dan misi bakal calon kepala daerah dan wakil yang di gelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem provinsi Banten salah satu bakal calon yang sebelumnya hadir dikegiatan tersebut, Mad Romli diduga “menghilang”.
Agenda itu digelar di Hotel Aston Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten (15/5) Kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Tim Penjaringan, DPW NasDem Banten, Furtasan Ali Yusuf mengatakan, beberapa para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten tangerang yang memberikan pemaparan dan visi misi diantaranya, Maesyal Rasyid, Intan Nurul Hikmah, Cris Indra Wijaya, Didi, dan Komarudin.
“Sementara Pak Mad Romli tidak hadir,” ungkapnya dikutip Wartawan, Kamis (16/5/24).
Menurut Furtasan, NasDem sangat transparan dan terbuka, bahkan teman-teman mediapun bisa melihatnya secara langsung. Karena, hal itu untuk menjadi penilaian kemampuan para bakal calon, dari segi mental, public apeaking, gesture, dan gagasan ketika nantinya memimpin suatu daerah.
“Kita juga bisa melihat kemampuan masing-masing. tujuannya adalah secara gesture, publik speaking, dan secara mental pemimpin harus kuat, ” tuturnya.
Kata Furtasan, hasil dari pemaparan dan penyampaian visi misi serta ide dan gagasan, akan dikompilasi dan disampaikan kepada DPP. Katanya, dalam waktu durasi 17 hari dari Rabu (15/5) akan menjadi hasil survei sebagai pertimbangan, diantaranya popularitas dan elektabilitas akan menjadi pertimbangan utama bagi DPP NasDem.
“Semua keputusan soal calon ini rekomendasi adanya di pusat. Kita hanya memproses memberikan rekomendasi. Cuma nanti kita kasih bintang, calon-calon yang memberikan pemaparan dan memiliki elektabilitas serta popularitas yang tinggi,
siapa yang kira-kira bintang 1, bintang 2. Tentunya itu untuk mempermudah DPP, ” katanya.
Saat disingung terkait Mad Romli yang tidak hadir dalam kegiatan penyampaian dan pemaparan visi misi serta ide dan gagasan.
Furtasan mengaku tidak faham dan tidak tahu kenapa alasannya, padahal sebelumnya sempat hadir dalam acara, namun saat sesi penyampaian visi misi Mad Romli tidak terlihat.
Namun, dirinya menegaskan, semua yang mendaftar dan melamar kepada NasDem tentunya harus hadir dan datang menyampaikan visi misi. Kalau tidak, terpaksa dicoret dan tidak mendapatkan rekom. Karena dianggap tidak aerius dan menyepelekan partai Nasdem.
Padahal, sambung Furtasan, bakal calon hanya tinggal datang dan menyampaikan visi misi, tidak dipungut biaya sepeserpun.
“Artinya tidak mementingkan kita, padahal sudah kita siapkan gelaran ini, selama dua hari dan ini berbiaya loh tidak gratis. Mereka tinggal datang doang, tinggal tampil sampaikan gagasan. Alasanya apa dia tidak datang, saya gak paham. Tapi kita sudah sepakat dari awal bahwa semua yang melamar yang mendaftar harus datang hari ini kalau enggak, resikonya kita tidak rekom,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang Mad Romli dan Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud belum memberikan komentar apapun saat dikonfirmasi media. (fj/dam/TR)









