MBG di Pandeglang Disorot, AMPAN Turun Aksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Gerakan Anak Muda Pandeglang (AMPAN) menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang. Komitmen tersebut disampaikan melalui aksi penyampaian aspirasi di depan Dapur MBG SPPG Mandiri Bakti Nusantara, Kadu Gading, Kecamatan Menes, Rabu (4/2/2026).

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program nasional prioritas pemerintah yang dilaksanakan secara serentak sejak Januari 2025. Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum AMPAN, Badru Zaman, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk refleksi atas hasil dialog, kajian, dan aspirasi yang dihimpun dari para orang tua siswa terkait pelaksanaan MBG di wilayah Pandeglang.

“Aksi ini bukan bersifat seremonial, melainkan upaya menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar pelaksanaan program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Badru.

Baca Juga:  Pj. Walikota Paparkan Capaian Kinerja Pemkot Tangerang di Ajang AKPD 2024

Badru mengungkapkan kekecewaan karena tidak ada perwakilan pengelola Dapur MBG SPPG Mandiri Bakti Nusantara yang menemui peserta aksi. Ia mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar lebih berhati-hati dalam proses pengolahan dan penyajian makanan demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.

AMPAN juga mengungkap adanya laporan dari wali murid yang menyebutkan bahwa selama libur sekolah akhir tahun 2025, anak-anak tidak menerima Makan Bergizi Gratis, baik dalam bentuk makanan kering maupun basah sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Selain itu, AMPAN menyoroti adanya kasus dugaan keracunan makanan yang pernah terjadi di Kecamatan Menes dan melibatkan puluhan siswa. Peristiwa tersebut dinilai harus menjadi bahan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang.

“Atas dasar itu, kami merasa perlu mengingatkan semua pihak bahwa program ini menyangkut hajat hidup banyak orang, khususnya anak-anak,” tegas Badru.

Baca Juga:  UPT Labkesda Pandeglang Lakukan Kaji Banding Penerapan BLUD, Dengan Labkesda Garut

Dalam aksinya, AMPAN menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya pengawalan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pandeglang, khususnya di Kecamatan Menes. Mereka juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan evaluasi terhadap dapur MBG SPPG Mandiri Bakti Nusantara, serta mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau ulang operasional MBG di wilayah Pandeglang.

Meski demikian, AMPAN menegaskan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI. Mereka berharap program tersebut dapat direalisasikan secara optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi kepentingan anak-anak dan masyarakat luas.

“Kami mendukung penuh program MBG sebagai wujud komitmen pemerintah. Namun pengawasan dan evaluasi harus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. AMPAN akan melanjutkan penyampaian aspirasi apabila tuntutan ini tidak mendapat perhatian dari pihak terkait,” pungkasnya. (ian/dam/hmi)

Berita Terkait

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
KNPI Bakal Surati Kejati Banten, Soal Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung
KNPI Pandeglang Kritik Kinerja Konsultan Pengawas dan DPUPR Banten
DPUPR Banten Diduga Abaikan Pemiliharaan
DPUPR BANTEN, Dua Lembaga Minta APH Turun Tangan
Pekerjaan DPUPR Banten Disorot, Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung Pemasangan Bronjong Amblas
Baru Ditanam, Ratusan Hektar Sawah di Sobang Terendam Banjir
Mulang Talk, Wakil Bupati Iing Ajak Pemuda Bangun Pandeglang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:27 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Jumat, 24 April 2026 - 14:58 WIB

KNPI Bakal Surati Kejati Banten, Soal Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung

Senin, 20 April 2026 - 13:58 WIB

KNPI Pandeglang Kritik Kinerja Konsultan Pengawas dan DPUPR Banten

Jumat, 17 April 2026 - 15:08 WIB

DPUPR Banten Diduga Abaikan Pemiliharaan

Kamis, 16 April 2026 - 15:35 WIB

DPUPR BANTEN, Dua Lembaga Minta APH Turun Tangan

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB