Nayunda Nabila Keseret Kasus SYL

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah, Kamis (30/11/2023). Pemanggilan tersebut terkait penyidikan perkara dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian dengan tersangka eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Nayunda akan dimintai keterangan terkait kasus yang dimaksud dalam kapasitasnya sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Kuningan Persada kav.4 Setiabudi, Jakarta Selatan, atas nama Nayunda Nabila Nizrinah,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, kemarin lalu.

Pemanggilan terhadap Nayunda itu berbarengan dengan lima saksi lain, yakni ajudan SYL, Panji Harjanto; Direktur Serelia, Ismail Wahab; dan Direktur PT. Centra Biotech Indonesia, Adam Sediyoadi Putra. Kemudian dua orang dari pihak swasta, Fajar Noviandra dan Nur Habibah Al Majid.

Belum diketahui materi apa yang akan digali dari pengetahuan para saksi yang hari ini dipanggil.

Baca Juga:  BWF World Tour Finals 2023: Ginting Tekuk Kodai Naraoka

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai tersangka. Politikus NasDem tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan suap terkait promosi jabatan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

Syahrul Limpo ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono (KS) dan Direktur Alat Mesin Pertanian, M Hatta (MH). Syahrul diduga menginstruksikan Kasdi dan Hatta untuk mengumpulkan uang terkait promosi jabatan di Kementan.

Adapun, harga yang dipatok untuk para eselon I agar mendapatkan jabatan di Kementan yakni kisaran 4.000 hingga 10.000 dollar Amerika Serikat atau setara ratusan juta rupiah. Syahrul Limpo diduga aktor tertinggi yang memerintahkan anak buahnya untuk mengumpulkan uang promosi jabatan tersebut.

Kasus ini bermula ketika Syahrul Yasin Limpo membuat kebijakan personal terkait adanya pungutan maupun setoran di antaranya dari ASN internal Kementan. Pungutan atau setoran tersebut dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pribadi termasuk keluarga intinya.

Baca Juga:  Konser Alan Walker Libatkan Ratusan Personel Polisi

Berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan KPK, sumber uang yang digunakan para eselon di antaranya berasal dari realisasi anggaran Kementan yang sudah di mark up. Diduga, para eselon mengumpulkan uang dari para pengusaha yang mendapat proyek di Kementan

Alhasil, ada harga yang dipatok oleh SYL dan dua anak buahnya tersebut. SYL diduga telah menerima sejumlah uang melalui Kasdi dan Hatta. KPK menyebut Kasdi dan Hatta sebagai representasi sekaligus orang kepercayaan dari SYL. Mereka disinyalir menerima uang secara rutin tiap bulan dengan menggunakan pecahan mata uang asing.

KPK menyebut penggunaan uang oleh SYL yang juga diketahui Kasdi dan Hatta antara lain untuk pembayaran cicilan kartu kredit dan cicilan pembelian mobil Alphard. Sejauh ini, uang yang dinikmati SYL bersama-sama dengan Kasdi dan Hatta sejumlah sekira Rp13,9 miliar.

Penulis : hab

Editor : vin

Berita Terkait

Emil Audero Mulyadi Makin Bangga Jadi WNI
Masuki 2026, Elsa Japasal Fokus Terapkan Pola Hidup Sehat
Duka Mendalam Venna Melinda, Ayah Berpulang Saat Ia Berada di Luar Kota
Fitri Tropica Ungkap Pengalaman Menyentuh Saat Masuk Raudhah
Vidi Aldiano Bangkit dari Efek Kemoterapi: Berat Badan Naik, Massa Otot Bertambah, Semangat Hidup Menyala
Maya Septha Tampil Beda Setelah Oplas
Vadel Badjideh Bantah Tuduhan Nikita Mirzani, Klaim Jaga Lolly Selama Berpacaran
Penggemar Bersiap! Linkin Park Akan Tampil di Jakarta pada 16 Februari 2025
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:07 WIB

Emil Audero Mulyadi Makin Bangga Jadi WNI

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:57 WIB

Masuki 2026, Elsa Japasal Fokus Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:45 WIB

Duka Mendalam Venna Melinda, Ayah Berpulang Saat Ia Berada di Luar Kota

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:30 WIB

Fitri Tropica Ungkap Pengalaman Menyentuh Saat Masuk Raudhah

Selasa, 8 Juli 2025 - 12:47 WIB

Vidi Aldiano Bangkit dari Efek Kemoterapi: Berat Badan Naik, Massa Otot Bertambah, Semangat Hidup Menyala

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB

Daerah

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:23 WIB