Partai Golkar Targetkan 60 Persen Kemenangan di Pilkada

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Tak hanya Pemilu 2024, Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 dan tersebar di 545 daerah menjadi incaran partai politik untuk meraih kemenangan.

Seperti Partai Golongan Karya (Golkar) yang menargetkan perolehan kemenangan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak hingga sebesar 60 persen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Target kita itu 60 persen. Cuman kita harus rubah (sistem kampanye). Survei memang penting ya, siapa yang lebih populer. Bahwa kita perlu melihat siapa yang maju itu punya semangat, uang (logistik) juga dan tentunya punya jaringan,” tutur Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis DPP Partai Golkar Erwin Aksa di Makassar, Sabtu (13/4).

Menurut dia, kunci kemenangan, baik pemilu presiden dan legislatif maupun pilkada adalah tempat pemilihan suara (TPS) yang menjadi salah satu indikator utama pada pemenangan pemilu.

Dia mengatakan Partai Golkar telah menugaskan sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi dan kabupaten/kota maju Pileg 2024 guna mengukur sejauh mana pengaruh dalam memperoleh kursi, selanjutnya ditugaskan maju sebagai bakal calon kepala daerah.

“Kemarin strateginya Golkar itu mencalonkan seluruh yang mau maju pilkada, maju Pileg dulu. Makanya, salah satu keuntungan Golkar adalah banyaknya caleg yang (calon) maju gubernur, bupati wali kota dan mereka dapat kursi. Inilah salah satu keberhasilan,” papar dia.

Baca Juga:  Enam Bacabup Lebak Ambil Formulir ke PPP

Erwin menekankan terpenting menghadapi pilkada nanti adalah target suara dan bagaimana mengembalikan kejayaan Golkar lima tahun ke depan, salah satunya di Sulsel sebagai lumbung suara.

“Saya kira yang paling penting dalam pilkada ini adalah menentukan target suara untuk bisa menang. Kemudian menentukan caranya, apakah sosial media dibangun, cara ‘door to door’, pengamanan suaranya bagaimana. Makanya dibutuhkan logistik juga,” kata CEO Bosowa Grup ini.

Ia menyebutkan ada beberapa daerah strategis untuk Golkar memenangkan pilkada seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat karena provinsi tersebut memiliki basis pemilihnya cukup banyak.

Tujuannya nantinya menjadi modal pada Pileg dan Pilpres tahun 2029.

“Kalau Pilgub DKI Jakarta, saya tidak dapat surat tugas, cuma nama disebut-sebut, nanti kita lihat saja. Buat Golkar, strategis sekali Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Makanya Golkar nanti melihat potensinya (pilkada gubernur), karena kita melihat jangka panjang untuk Pileg dan Pilpres 2029. ,” ungkap Caleg DPR RI terpilih Dapil Jakarta itu.

Menurut dia, ada beberapa kader potensial Golkar yang diusung seperti Airin Rachmi Diany di Provinsi Banten, begitu pula diharapkan Ridwan Kamil di Jawa Barat, di Jawa Timur ada Khofifah Indar Parawansyah dan DKI Jakarta juga diharapkan ada kader Golkar maju.

Baca Juga:  Kepsek SDN Nambo Udik 2 Dinilai Pengawas

“Kami berharap di Jawa ini dipenuhi oleh kader Golkar, sehingga peluang kita (pemilu) 2029 nanti terbuka lebar, termasuk memenangkan Pileg 2029. Kalau soal (Pilkada) Jakarta kita lihat, karena Jakarta ini butuh orang tingkat popularitasnya tinggi. Beda Jakarta dengan daerah lain, episentrum politik ada di Jakarta,” ujarnya.

Politisi senior Golkar ini mengemukakan, indikator yang menjadi tolok ukur pemberian rekomendasi bagi kader yang akan maju menjadi bakal calon untuk bertarung pada pilkada, yakni populer, mempunyai niat besar dan tentu punya logistik pendanaan.

“Nanti Agustus yang namanya rekomendasi dikeluarkan resmi untuk disetorkan ke KPU. Kalau di Pilgub Sulsel kita lihat siapa punya peluang besar. Ada pak Aco (Ilham Arief Sirajuddin), Taufan Pawe, Nurdin Halid, Indah Putri Indriani dan Adnan Purichta Ichsan dapat (surat tugas), nanti kita lihat,” kata Erwin.

Sebelumnya, DPP Partai Golkar telah menyerahkan surat tugas kepada sejumlah kader Golkar untuk berkompetisi mendapatkan rekomendasi agar bisa diusung maju bertarung pada pilkada serentak pada pemilihan gubernur, bupati, wali kota yang tersebar di 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota se-Indonesia.(JR)

Berita Terkait

Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka
Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati
TPS Pilkada Berkurang 50 Persen Dibanding Pemilu 2024
Subardi: Ormas Agama dapat IUP, Apa Urgensinya?
8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin
Aktivis 7 Kecamatan “Ngadu” ke Bacalon Walikota Tangerang, Helmy Halim
Maskota Dinilai Layak Jadi Wabup Tangerang
Pembangunan SMPN Negri Disetiap Kecamatan Jadi Prioritas Visi Misi Helmy Halim
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:41 WIB

Pendaftaran Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Dibuka

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:40 WIB

Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada 2024 Dihadiri Pj Bupati

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:40 WIB

TPS Pilkada Berkurang 50 Persen Dibanding Pemilu 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:38 WIB

Subardi: Ormas Agama dapat IUP, Apa Urgensinya?

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:33 WIB

8 Partai KNPB Kota Tangerang Silaturrahmi ke Sachrudin

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:31 WIB

Aktivis 7 Kecamatan “Ngadu” ke Bacalon Walikota Tangerang, Helmy Halim

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:25 WIB

Maskota Dinilai Layak Jadi Wabup Tangerang

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:05 WIB

Pembangunan SMPN Negri Disetiap Kecamatan Jadi Prioritas Visi Misi Helmy Halim

Berita Terbaru

Selebritis

Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:05 WIB

Hukum & Kriminal

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:00 WIB