Pentingnya MICA Untuk Memantau Pengobatan Pasien TBC RO

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Guna menjaga konsistensi peningkatan pelayanan dan pemerataan tugas Fasilitas Kesehatan (faskes), Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang mengadakan kegiatan monthly interim cohort analys (MICA) Tuberkulosis (TBC).

MICA dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan dan pemerataan tugas Faskes sebagai upaya optimalisasi pengobatan pasien TBC RO, Case Finding dan meningkatkan pemeriksaan TCM kepada terduga dan pasien SO dengan indikasi TB RO.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Hj.Dian Handayani, SKM mengatakan, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis Global TBC Report 2023, laporan tahunan terkait perkembangan penyakit tuberkulosis dari tahun ke tahun.

“Dalam data tersebut, Indonesia masih menduduki peringkat kedua jumlah pengidap TBC terbanyak,” katanya, kemarin.

Dikatakan, TBC adalah penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium tuberkulosis, terbagi 2 tipe yaitu TBC sensitif obat (TBC SO) dan TBC Resisten Obat (TBC RO).

“TBC SO adalah TBC yang diobati dengan menggunakan obat lini 1 (RHZE) sedangkan TBC RO adalah atau TBC Kebal Obat disebabkan oleh jenis kuman TBC yang sama namun sudah kebal terhadap obat lini 1. Oleh karena itu penanganannya menjadi lebih sulit,” ujarnya.

Baca Juga:  Selundupkan 2,5 Kg Sabu, Penumpang Pesawat Ditangkap Bea Cukai Soetta

Diutarakan, notifikasi kasus TBC Resisten Obat (TBC RO) masih menjadi kendala di Kabupaten Pandeglang. Hal ini dikarenakan Kabupaten Pandeglang hanya memiliki 1 Rumah Sakit Rujukan TBC Resistan Obat, yaitu RSUD Berkah

“Sehingga, penting bagi Dinas Kesehatan untuk mengetahui metode Monthly Interim Cohort Analysis (MICA), agar semua pasien TBC RO dapat diketahui status pengobatannya, ” tuturnya.

“Selain itu, bagi pasien TBC RO yang belum memulai pengobatan maupun yang mangkir dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Diungkapkan, MICA merupakan kegiatan kohort data TBC RO bulanan berbasis kabupaten yang pelaksanaannya dipimpin oleh penanggung jawab program TBC Dinas Kesehatan kabupaten yang bertujuan untuk mendapatkan data TBC RO yang valid.

“Dengan mengetahui status pengobatan pasien yang terkonfirmasi TBC RO (belum mulai pengobatan, masih dalam pengobatan, mangkir, putus berobat, meninggal ataupun pindah/status tidak diketahui),” ujarnya.

“Dalam kegiatan MICA juga dilakukan penentuan rencana tindak lanjut bagi pasien-pasien yang tidak dalam pengobatan baik karena mangkir/putus berobat, maupun pasien-pasien yang belum memulai pengobatannya. kendala Di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.

Baca Juga:  Komunitas Sopir Angkot Dukung Dewi-Iing

Diungkapkan, ada beberapa pasien TBC RO yang menolak pengobatan karena usia sudah sepuh ini yang akan berisiko menjadi sumber penularan.

“Dari kegiatan MICA ini diikuti semua pengelola program TBC semua Puskesmas, diharapkan dapat membantu Wasor TBC untuk melakukan MICA secara mandiri dan rutin,” katanya.

“Oleh karena itu dinas harus melakukan desentralisasi pemerataan tugas di Faskes sehingga tercapai optimalisasi pengobatan pasien TB RO mencari dan menemukan Terduga maupun pasien Default dan Mangkir dari data SITB, Meningkatkan pelayanan pemeriksaan TCM di PKM (puskesmas) yang tersebar di Kabupaten Pandeglang,” sambungnya.

Maka, katanya, dengan adanya MICA ini diharapkan berjalannya pengobatan pasien TB RO akan lebih baik lagi, dukungan serta kepatuhan pengobatan juga lebih optimal. Terpenuhinya target pengobatan dengan ditemukan kasus TB RO.

“Diharapkan peningkatan Kerjasama agar tercapai Success Rate TB RO Pandeglang MICA yang berkesinambungan akan dilaksanakan secara periodic,” pungkasnya.

Penulis : ian

Editor : dam

Berita Terkait

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan
Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa
Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kesehatan Bergengsi di National Governance Awards 2026
Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Ibu dan Anak, Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online untuk Deteksi Dini TBC
UTD PMI Diakui Kemenkes, Pemkot Dorong RS Tingkatkan Layanan
KNPI Bakal Surati Kejati Banten, Soal Rehabilitasi Jalan Surianeun – Pasir Gadung
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:27 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Senin, 27 April 2026 - 19:41 WIB

Peringati Hari Kartini, Dinkes Kota Tangerang Gelar Seminar Kesehatan Mental Perempuan

Senin, 27 April 2026 - 19:24 WIB

Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa

Sabtu, 25 April 2026 - 19:14 WIB

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kesehatan Bergengsi di National Governance Awards 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 13:59 WIB

Raih Penghargaan Nasional Kesehatan Ibu dan Anak, Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru

Bola

PSG 5-4 Bayern Munich, Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:30 WIB

Daerah

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:23 WIB