Respons Cepat Pencemaran Sungai, Kapolres Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan Mati

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari turun langsung melakukan pengecekan kondisi Bantaran Sungai Cisadane di Jalan Kali Pasir, Kelurahan Babakan, Kecamatan dan Kota Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Pengecekan ini dilakukan sebagai respons pascakebakaran gudang pestisida di wilayah Tangerang Selatan yang berdampak pada pencemaran aliran Sungai Cisadane. Akibat pencemaran tersebut, sejumlah ikan ditemukan mati dan warna air sungai berubah menjadi putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi jajaran pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Dinas Kesehatan, Kapolsek Tangerang, Lurah setempat, PDAM Kota dan Kabupaten Tangerang (Perumda Tirta Benteng), Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Babakan, serta disaksikan warga sekitar.

Baca Juga:  Perumdam TKR Gelar Shalat Istisqa

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan serta keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai.

“Kami ingin memastikan langsung dampak pencemaran ini terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tidak mengonsumsi ikan-ikan yang mati karena dikhawatirkan sudah terkontaminasi zat kimia berbahaya,” ujar Kombes Jauhari di lokasi.

Selain melakukan pengecekan di bantaran sungai, Kapolres juga menelusuri aliran Sungai Cisadane menggunakan perahu karet dan pelampung, didampingi petugas Dinas Lingkungan Hidup serta unsur Kelurahan, guna melihat langsung kondisi air di beberapa titik.

Baca Juga:  Disomasi Pengacara Terduga Pelaku Pelecehan, SMK Waskito: Kami Serahkan ke Penegak Hukum

Terkait dampak pencemaran terhadap distribusi air bersih, Kapolres menyampaikan bahwa saat ini kondisi sudah mulai berangsur normal.

“Distribusi air bersih memang sempat terdampak, namun saat ini sudah mulai normal kembali. PDAM Tirta Benteng juga telah melakukan pemeriksaan kualitas air dan mengoperasikan instalasi pengolahan air secara optimal,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolres Metro Tangerang Kota berkoordinasi dan meminta Perumda Tirta Benteng untuk menyiapkan mobil tangki air bersih yang siap digunakan untuk membantu kebutuhan warga sekitar apabila diperlukan.

Polres Metro Tangerang Kota bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. (dam)

Berita Terkait

Motor Admin Percetakan Hilang di Depan Ruko
Tingkatkan Integritas, Dinsos Kota Tangerang Berhasil Lalui Pemantauan KPK dengan Predikat Bersih
Kota Tangerang Masuk Calon Kota Antikorupsi 2026
Cegah Korupsi Sejak Dini, Pelajar SMK Diberi Pembekalan Integritas
Pemkot Tangsel Perkuat Pengawasan Gratifikasi hingga Kelurahan
Polisi Tangkap DPO Red Notice Kasus Suap PTSL Tangerang
Polisi Dalami Dugaan Motif Istri Bunuh Suami di Tigaraksa
Januari–Februari 2026, 35 Kasus Narkoba Terbongkar di Banten
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:59 WIB

Motor Admin Percetakan Hilang di Depan Ruko

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:03 WIB

Tingkatkan Integritas, Dinsos Kota Tangerang Berhasil Lalui Pemantauan KPK dengan Predikat Bersih

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:02 WIB

Kota Tangerang Masuk Calon Kota Antikorupsi 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:58 WIB

Cegah Korupsi Sejak Dini, Pelajar SMK Diberi Pembekalan Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:53 WIB

Pemkot Tangsel Perkuat Pengawasan Gratifikasi hingga Kelurahan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:12 WIB

Kota Tangerang

Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:10 WIB

Kota Tangerang

Puncak Arus Mudik Terminal Poris Diprediksi 14 dan 18 Maret

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:09 WIB