Waspada Kejahatan Perbankan

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Pasti) yang beroperasi di bawah naungan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Jabodebek dan Banten berhasil menyelesaikan 115 perkara pidana perbankan selama Januari hingga Oktober 2023. Dari jumlah tersebut, 90 kasus merupakan tindak pidana perbankan yang berhasil diungkap.

Menurut Kepala OJK untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten, Roberto Akyuwen, terjadi tren peningkatan kasus tindak pidana perbankan dari tahun 2022 ke 2023. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini disebabkan oleh penyebaran informasi yang meluas, memicu minat orang-orang terhadap tawaran investasi bodong atau layanan pinjaman online ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengaduan yang paling banyak terjadi berada di 54 kasus di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan 8 kasus di Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang berada di wilayah Banten,” ungkap Roberto saat menjelaskan hasil tersebut di sela-sela kegiatan capacity building di salah satu hotel di Bogor, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga:  IKA Darussa’adah Gelar Dialog Publik Hadirkan Caleg

OJK sendiri mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak pidana perbankan, khususnya terkait pinjaman online dan investasi ilegal. Masyarakat dihimbau untuk memastikan bahwa lembaga keuangan yang menawarkan produk atau layanan telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

“Dalam upaya mencegah masyarakat terjebak dalam kasus perbankan ilegal, OJK tetap berpegang pada prinsip sederhana, yaitu 2L (Legal dan Logis),” jelas Roberto.

“Artinya, kegiatan perbankan harus sesuai dengan aturan hukum, bukan hanya dari sisi kelegalannya, tetapi juga segala produk yang ditawarkan harus sesuai dengan ketentuan hukum. Selain itu, dari segi logika, semua produk yang dipasarkan harus masuk akal, termasuk tingkat bunga yang tidak memberatkan nasabah dan persyaratan yang jelas,” tambahnya.

Baca Juga:  Piala Dunia U-17, Indonesia Tahan Imbang Panama 1-1

Selain melakukan penegakan hukum, OJK juga aktif dalam menyosialisasikan informasi kepada masyarakat dan pihak penegak hukum. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang tindak pidana perbankan dan cara pencegahannya.

OJK juga memberikan beberapa tips kepada masyarakat untuk menghindari kasus tindak pidana perbankan. Pertama, pastikan lembaga keuangan yang menawarkan produk atau layanan telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kedua, hindari tergiur dengan tawaran yang terlalu fantastis. Ketiga, selalu baca dengan teliti syarat dan ketentuan sebelum melakukan pinjaman atau investasi.

“Jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, serta laporkan ke OJK jika menemukan indikasi tindak pidana perbankan,” tambah Roberto.

Dengan berbagai upaya preventif dan penegakan hukum yang dilakukan, OJK berharap dapat membantu masyarakat untuk lebih waspada dan terhindar dari jebakan tindak pidana perbankan yang merugikan.

Penulis : Hed / BN

Editor : Ris

Berita Terkait

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Polsek Palmerah Mengaku Sulit Identifikasi Pelaku Ranmor Bersenpi
Kepsek SD Cikande Ikuti Sosialisasi Juknis BOSP
Panitia Umumkan SDIT Syifa Fikriya Juara Umum FLSSN Tahun 2024
Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran
Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster
Festival Lomba Seni Siswa Nasional Jenjang SD Kecamatan Cikande 2024
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Pungli di Rutan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:00 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:35 WIB

Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:32 WIB

Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:26 WIB

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Pungli di Rutan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:20 WIB

Terjadi di Sekolah Internasional di Tangsel, Korban Perundungan Diketahui telah Dua Kali Alami Kekerasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:12 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyok Dua Jukir di Kemayoran Ditangkap

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:06 WIB

Terkait Polemik Kampung Bayam, Pj Gubernur DKI Dilaporkan ke Ombudsman RI

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:56 WIB

Dua dari Enam Belas Tahanan Kabur di Polsek Tanah Abang kembali Ditangkap

Berita Terbaru

Bola

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:31 WIB