8883 Orang Bikin Kartu Kuning Selama 2024, Banyak Pencari Kerja di Tangerang

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Pasca lebaran 2024, Dinas Tenaga kerja Kabupaten Tangerang kehadiran para pencari kerja. Mereka datang untuk mengajukan layanan pembuatan kartu kuning. Terhitung 8.883 orang mengajukan layanan pembuatan Kartu Kuning selama Tahun 2024.


Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono mengatakan, ribuan orang tersebut mengajukan permohonan untuk digunakan sebagai pemenuhan syarat melamar pekerjaan.
“Sejak 1 Januari 2024 sampai dengan sekarang atau dalam 4 bulan terakhir, pengajuan kartu kuning di Kota Tangerang berjumlah 8.883 orang,” ujar Rudi kepada awak media, Kamis (18/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Kemudian Rudi menerangkan, pengajuan pembuatan kartu kuning pasca Lebaran 2024 diperkirakan tidak akan banyak.


Sebab mobilitas warga pendatang baru di Kabupaten Tangerang tidak mengalami pergerakan ataupun peningkatan yang signifikan. Kemudian Rudi menerangkan, pengajuan pembuatan kartu kuning pasca Lebaran 2024 diperkirakan tidak akan banyak.

Baca Juga:  Paramount Land Bagikan Kacamata untuk Anak Negeri


Sebab mobilitas warga pendatang baru di Kabupaten Tangerang tidak mengalami pergerakan ataupun peningkatan yang signifikan.


“Angka pembuatan kartu kuning ini normal, tidak terlihat ada terlihat lonjakan, karena kalau Tahun 2023 lalu hanya hampir 35.000 saja jumlahnya,” kata dia. Menurut Rudi, terdapat sejumlah alasan yang membuat rendahnya jumlah warga pendatang baru di Kabupaten Tangerang.


Mulai dari proyek pembangunan nasional sudah merata di beberapa daerah, termasuk infrastrukturnya seperti kawasan industri.


“Penyebabnya mungkin karena memang kawasan industri sekarang bukan hanya ada di kawasan Jabodetabek saja, tapi sudah menyebar ke daerah lainnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Picu Antrian Panjang dan Kemacetan di Cibodasari


“Seperti di Pekalongan, Batam, Kendal, Subang dan sudah banyak daerah kawasan industri,” terangnya. Kendati demikian ia tak menampik, jika jumlah pengajuan pembuatan kartu tanda pencari kerja tersebut sewaktu-waktu dapat meningkat.


Sebab, hal tersebut dapat terjadi pada momen tertentu seperti lulusnya para pelajar jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ataupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


“Tapi itu semua hanya perkiraan, tentu bisa berubah karena kami menunggunya di momen kelulusan sekolah sekitar bulan Juni nanti biasanya,” ucapnya.


“Kalau mau melihat jumlah keseluruhan pendatang baru bisa dilihat di Disdukcapil, karena yang mengajukan ke Disnaker hanya pencari kerja saja,” jelas Rudi Hartono. (jr)

Berita Terkait

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten Pantau Harga Pangan, Sekaligus Layani Pembuatan NIB di Pasar Anyar
Pemkot Tangsel Genjot UMKM Lewat Pelatihan dan Digitalisasi
Jaga Bisnis Tetap Aman, UMKM Tangerang Dapat Edukasi Hukum
Wakil Bupati Intan: ASN Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Data
Sengketa Usaha Marak, UMKM Dibekali Wawasan Hukum
Dominasi Ekonomi Banten, Kota Tangerang Berkontribusi Hingga 25,64 Persen
Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Digitalisasi 3 Angkatan
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten Pantau Harga Pangan, Sekaligus Layani Pembuatan NIB di Pasar Anyar

Selasa, 14 April 2026 - 20:34 WIB

Pemkot Tangsel Genjot UMKM Lewat Pelatihan dan Digitalisasi

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Jaga Bisnis Tetap Aman, UMKM Tangerang Dapat Edukasi Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 11:16 WIB

Wakil Bupati Intan: ASN Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Data

Berita Terbaru