Airin dan Andra Adu Gagasan Atasi Ketimpangan

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany, dan Andra Soni, berbagi visi dan strategi untuk mengatasi
ketimpangan yang masih menjadi masalah besar di Banten dalam debat pamungkas Pilkada Banten 2024 yang diselenggarakan di Studio Metro TV, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2024). Debat ini juga membahas pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkokoh negara kesatuan Indonesia.

Ketimpangan yang dimaksud termasuk tingginya tingkat pengangguran dan kemiskinan yang masih menjadi masalah laten di provinsi ini. Andra Soni, dalam sesi tanya jawab, merujuk pada Astacita tentang pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Banten. Menurutnya, tantangan besar yang dihadapi Banten adalah tingkat lama sekolah yang masih rendah (9,15 tahun), tingginya pengangguran yang berada di peringkat kedua nasional, dan kemiskinan yang menduduki peringkat kelima terbanyak di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andra kemudian bertanya kepada Airin mengenai strategi konkret untuk mengatasi masalah tersebut. Airin menjawab dengan mencermati penyebab utama pengangguran, yakni ketidaksesuaian antara pendidikan di SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Airin mengusulkan evaluasi kurikulum SMA/SMK yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, serta penguatan program link and match antara pendidikan dan dunia kerja.

Baca Juga:  Sekda Ingatkan OPD Fokus Anggaran

“Menambah SMA dan SMK baru, menambah ruang kelas, serta memberikan beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi adalah langkah kami. Kami juga tidak akan mematikan sektor swasta dan pesantren dalam hal pendidikan,” kata Airin.

Airin juga menekankan pentingnya program beasiswa hingga perguruan tinggi, optimisasi Balai Latihan Kerja (BLK), serta pelatihan berbasis Corporate Social Responsibility (CSR). Selain itu, Airin mengusulkan digitalisasi untuk menghindari percaloan yang marak di Banten.

Andra lantas menanggapi dengan menyarankan untuk menggratiskan pendidikan SMA/SMK baik negeri maupun swasta agar dapat menembus program wajib belajar 12 tahun. Andra juga menyarankan untuk menciptakan zona serapan tenaga kerja lokal di sekitar industri, di mana pabrik-pabrik dapat merekrut lulusan yang telah disertifikasi.

Debat kemudian beralih ke isu lingkungan hidup, dengan Airin bertanya tentang program yang akan dilakukan Andra untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai dengan sasaran pembangunan nasional. Andra menjawab dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pusat dan daerah, termasuk pengendalian emisi dari PLTU Suralaya dan kendaraan pribadi.

Baca Juga:  Andika Dipastikan Diusung PDIP

Airin merespons dengan menjelaskan bahwa Pemprov Banten berencana untuk mengembangkan industri berkelanjutan yang ramah lingkungan di kawasan Ciruas, Cilegon, dan Balaraja. Selain itu, Pemprov juga akan memanfaatkan potensi ekonomi biru melalui konservasi laut, mangrove, dan terumbu karang sebagai upaya penangkap karbon yang diperkirakan bernilai lebih dari Rp 300 miliar.

Andra kembali menyoroti masalah lingkungan dengan menyebutkan maraknya pembakaran sampah di Tangerang Raya, Serang, dan Cilegon. Ia menyarankan pentingnya upaya lebih konkret dalam mengatasi masalah ini. Selain itu, Andra juga berencana untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mengatasi pendangkalan dermaga nelayan dan membangun pelabuhan di wilayah selatan Banten yang selama ini tertinggal.

Kedua pasangan calon menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan Banten, namun dengan pendekatan yang berbeda dalam mengatasi masalah ketimpangan dan lingkungan. Perdebatan tersebut memperlihatkan pentingnya visi yang jelas dan strategi konkret dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Banten.
(kmp/ris/dam)

Berita Terkait

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.
MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Maryono: Penempatan Talenta Tepat Kunci Kinerja ASN Optimal
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

Perkuat Transparansi Pajak, Bapenda Kota Tangerang Gelar Bimtek Penilaian NJOP

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:23 WIB

Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 - 18:42 WIB

USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:13 WIB

MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Motivasi Persaingan Top Skor

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:45 WIB

Daerah

Penyuluhan Hukum Perkuat Ketertiban Masyarakat

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:39 WIB

Daerah

Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:44 WIB